Kamis, 11 Jun 2026 22:31 WIB

WNA Ilegal Singapura Mengajar di 2 Kampus Tulungagung Ini

Kampus Universitas Bhineka PGRI Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kampus Universitas Bhineka PGRI Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mohtar Bin Bakri (66), WNA asal Singapura ini ternyata menjadi dosen pada dua kampus di Tulungagung. Pria yang memiliki nama lain Yatno ini, tercatat mengajar di Universitas Bhineka PGRI dan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.

Tak hanya itu, Mohtar juga sudah memperoleh Nomer Induk Dosen Nasional (NIDN). Kini NIDN tersebut telah dihapus seiring dengan kasus pelanggaran imigrasi yang dilakukannya.

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Rektor Universitas Bhineka PGRI, Imam Sujono mengatakan yang bersangkutan sudah mengajar sejak tahun 2008 lalu.

Pada tahun 2009, Mohtar telah memperoleh NIDN dari kampus tersebut. Statusnya di kampus ini sebagai dosen tetap yayasan. Sejak bulan Maret lalu, Mohtar telah mengundurkan diri sebagai dosen di kampus tersebut.

"Jadi saat kasusnya ramai statusnya sudah bukan dosen di Universitas Bhineka PGRI, yang bersangkutan sudah kami berhentikan karena mengundurkan diri," ujarnya, Rabu (21/6/2023).

Mohtar mengajar di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Selama mengajar, banyak mahasiswa yang mengeluh karena kurang paham dengan penyampainnya.

Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Hal ini dikarenakan dialek bahasa Indonesia yang aneh bagi mahasiswa. Mohtar cenderung menggunakan dialeg bahasa melayu. Meskipun begitu tidak ada yang curiga dengan kewarganegarannya.

"Pengakuannya berasal dari luar Jawa, jadi kami memakluminya lantaran dialeknya berbeda," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat dan Informasi Bagian Umum Biro AUAK UIN Sayyid Ali Rahmatullan Tulungagung, Ulil Abshor menjelaskan status Mohtar di kampus negeri ini hanya sebagai Dosen Luar Biasa (DLB).

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Mohtar juga sudah mengundurkan diri pada bulan Maret lalu. Dalam surat pengunduran diri, yang bersangkutan mengaku ingin berhenti mengajar dan pensiun.

"Semester ganjil lalu masih mengajar, yang bersangkutan dosen di Fakultas Tarbiyah," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

BMKG sarankan warga untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.