Senin, 15 Jun 2026 02:29 WIB

Waspada Aksi Pencurian Kabel PLN Kembali Terjadi di Tulungagung

Salah satu lokasi pencurian kabel milik ULP PLN Tulungagung. (Foto: PLN Tulungagung/jatimnow.com)
Salah satu lokasi pencurian kabel milik ULP PLN Tulungagung. (Foto: PLN Tulungagung/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi pencurian kabel milik PLN ULP Tulungagung kembali terjadi. Kabel penghubung dari trafo step down ke panel distribusi di dua lokasi dipotong oleh pelaku.

Komplotan pelaku ini sempat terpergok warga dan mereka melarikan diri. Pencurian kabel ini sudah dua kali terjadi dalam kurun waktu berdekatan. Sebelumnya pada akhir bulan Mei lalu, aksi pencurian juga terjadi di 4 lokasi.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Manajer PLN ULP Tulungagung, Resma Dwida Pantri mengatakan, komplotan maling kabel ini beraksi pada Jumat (16/6/2023) pagi menjelang subuh di dua lokasi, yakni di desa Bendiljati Wetan Kecamatan Sumbergempol dan di Desa Bangoan Kecamatan Kedungwaru. Mereka beraksi sekitar pukul 04.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB saat kondisi sekitar lokasi masih sepi.

"Jadi modusnya sama, yakni pas pagi hari saat banyak orang masih tidur," ujarnya, Minggu (18/6).

Saat beraksi di desa Bangoan, salah satu warga memergokinya. Warga mengaku melihat pelaku berjumlah 4 orang dengan menggunakan sebuah mobil berwarna hitam dengan pelat nopol berawalan N. Begitu kedapatan warga, mereka kabur dan tidak melanjutkan aksinya. Namun sebagian kabel sudah dipotong sehingga saluran listrik ke rumah warga tetap padam.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Itu informasi yang kita dapat dari warga sekitar mas, jadi saksi mata yang mengetahui hal ini dan langsung kabur pelakunya," tuturnya.

Resma mengungkapkan, aksi yang sama juga pernah terjadi di wilayah kerjanya pada bulan Mei lalu. Kabel penghubung dari trafo step down ke panel distribusi di 4 titik dicuri.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Dalam sekali beraksi, komplotan yang diprediksi sama ini langsung menyasar 5 kabel penghubung di 5 trafo dan panel distribusi, dengan kerugian material yang dialami pihaknya mencapai Rp 40 juta.

"Kalau kita taunya setelah ada komplain ya dari pelanggan, yang tiba-tiba listriknya padam, kemudian kita datang ke lokasi dan mendapati kondisi kabel sudah terpotong," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.