Minggu, 21 Jun 2026 07:18 WIB

Ratusan Atlet Ramaikan Kejurprov Panah Junior Jatim di Tulungagung

Atlet panah saat berlaga di Kejurprov Junior Jatim. (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Atlet panah saat berlaga di Kejurprov Junior Jatim. (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan atlet panah dari berbagai daerah mengikuti Kejurprov Panah Junior Jatim, yang berlangsung di Lapangan Beji, Tulungagung.

Kejurprov ini diselenggarakan oleh Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Jawa Timur. Lomba ini juga menjadi ajang seleksi para atlet yang akan dikirim ke Kejurnas bulan depan. Selain itu Kejurprov digelar untuk mencari bibit atlet panah baru.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ketua Umum Perpani Jawa Timur, Deny Trisdianto mengatakan terdapat 3 kategori yang dilombakan dalam Kejurprov ini. Yakni kategori nasional, recurve dan compound. Sedangkan untuk kelompok usia dibagi dalam dua jenis U 15 dan U 18.

"Kejurprov ini juga merupakan ajang pembinaan para atlet sekaligus seleksi untuk kita kirim ke Kejurnas bulan depan," ujarnya, Jumat (16/06/2023).

Jawa Timur menjadi kiblat panahan di Indonesia. Hal ini terbukti mereka sukses menjadi juara umum dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) sebanyak 10 kali.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Kesuksesan tersebut tak lepas dari pembinaan para atlet sejak usia dini. Selain dilakukan di internal klub, Pengrpov Perpani juga menggelar sejumlah event untuk meningkatkan kualitas atlet.

"Jika tidak diimbangi dengan pembinaan yang tertata dan bagus prestasi tidak mungkin dapat diraih," tuturnya.

Sementara itu, bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan bagi Perpani Tulungagung. Pelatih Perpani Tulungagung, Toni Widaynto mengaku para atlet sudah mengenal kondisi lapangan yang menjadi lokasi perlombaaan.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Tantangan terberat adalah angin. Karena mereka melawan arah angin sehingga membuat anak panah menjadi lebih lambat. Dalam kejuaraan ini mereka mentargetkan meraih medali dua emas, dua perak dan dua perunggu.

"Perlombaan juga kita jadikan untuk menambah jam terbang para atlet panah Tulungagung," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.