Rabu, 17 Jun 2026 17:39 WIB

3 Calon Jemaah Haji Tulungagung yang Sempat Gagal Akhirnya Berangkat

Calon jemaah haji asal Tulungagung yang berangkat tahun ini. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Calon jemaah haji asal Tulungagung yang berangkat tahun ini. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sempat dinyatakan tidak mampu secara kesehatan, tiga calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Tulungagung dipastikan dapat berangkat tahun ini.

Ketiga jemaah ini awalnya terancam batal berangkat karena faktor kesehatan. Namun setelah dilakukan koordinasi dengan tim kesehatan, mereka dinyatakan bisa berangkat haji.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kepala Kemenag Tulungagung, Mohammad Nasim mengatakan dua jemaah tersebut diketahui memiliki penyakit TBC dan satu sisanya belum mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan tim kesehatan, dua jemaah yang menderita penyakit TBC bisa berangkat karena belum termasuk akut dan tidak menular. Mereka bisa berangkat bersama rombongan dan sesuai dengan kloter yang ditentukan.

"Untuk yang belum mendapatkan suntik vaksin juga berangkat tahun ini tapi menyusul dengan kloter berikutnya," ujarnya, Selasa (6/6/2023).

Tahun ini sebanyak 1.170 CJH asal Tulungagung berangkat ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut 92 jemaah telah berangkat lebih dulu pada Senin (5/6/2023). Mereka bergabung dengan kloter 34 dari Kabupaten Nganjuk.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Sedangkan sisanya masuk dalam kloter 37,38 dan 39 dan berangkat bersama-sama Selasa malam. Jemaah tersebut dijadwalkan masuk ke Asrama Haji Sukolilo Rabu pagi dan akan terbang pada hari Kamis mendatang.

"Malam ini yang berangkat sekitar 1.093 jemaah dan diangkut menggunakan 25 bus yang disiapkan oleh Pemkab," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo berpesan kepada para ASN yang berangkat haji untuk ikut serta membantu jemaah yang berusia lanjut. Sebanyak 34 ASN mengajukan cuti untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.
Mereka diharapkan dapat membantu petugas haji dalam mengawasi jemaah yang berusia lanjut.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Karena mayoritas jemaah haji kita berusia di atas 60 tahun, kami harapkan para ASN bisa ikut membantu mengawasi dan membantunya," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.