Sabtu, 20 Jun 2026 05:40 WIB

Oknum Pesilat di Tulungagung Terlibat Penganiayaan Diamankan Polisi

Tersangka saat ditangkap polisi. (Foto: Dok Humas Polres Tulungagung)
Tersangka saat ditangkap polisi. (Foto: Dok Humas Polres Tulungagung)

jatimnow.com - Empat oknum anggota perguruan silat di Tulungagung ditangkap polisi karena terlibat penganiayaan. Ironisnya 3 tersangka diantaranya masih berusia di bawah umur. Hanya satu tersangka berinisial MAH (23) yang kini mendekam di tahanan. Sedangkan 3 lainnya tidak dilakukan penahanan. Namun polisi menegaskan proses hukum tetap berlanjut.

Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Moh Anshori mengatakan keempat tersangka ini melakukan penganiayaan di wilayah Kecamatan Ngantru.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Peristiwa ini bermula dari kejadian penghadangan konvoi yang dilakukan oleh salah satu perguruan silat pada Minggu (21/05/2023) di wilayah Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar.

Tersangka bersama rombongannya saat itu baru pulang usai melihat acara dangdut di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Saat melewati Kecamatan Wonodadi, terjadi penghadangan dari sebuah perguruan silat.

"TKP pengadangan ini terjadi di wilayah Blitar yang berbatasan dengan Tulungagung," ujarnya, Selasa (6/6/2023).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Tersangka yang tidak terima lalu merencanakan aksi balas dendam. Mereka mendapatkan informasi bahwa korban yang merupakan warga Kecamatan Wonodadi Blitar, terlibat dalam aksi pengadangan ini. Tersangka lalu menjemput korban dan dibawa ke Desa Pucunglor, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung untuk dianiaya.

"Tersangka menjemput korban dan dibawa untuk dianiaya," tuturnya.

Akibat penganiayaan ini, korban mengalami sejumlah luka-luka. Korban lalu melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Tidak menunggu lama, polisi langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka. Mereka dijerat dengan pasal 170 KUHP, dengan ancaman hukuman 5 tahun.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Untuk tersangka yang berusia dibawah umur tidak dilakukan penahanan, namun kasusnya tetap berjalan," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.