Senin, 22 Jun 2026 20:56 WIB

Pasca-Temuan Bangkai Pesawat, Nelayan Lamongan Diedukasi Sistem Pelaporan Praktis

Jumat Curhat Satpolairud Polres Lamongan di Desa Weru, Kecamatan Paciran. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Jumat Curhat Satpolairud Polres Lamongan di Desa Weru, Kecamatan Paciran. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satpolairud Polres Lamongan menggelar pertemuan dengan nelayan setempat usai penemuan bangkai pesawat diduga era perang dunia II oleh nelayan Desa Weru, Kecamatan Paciran.

Salah satunya dikemas dalam kegiatan Jumat Curhat yang menjadi kegiatan rutim Polri di setiap jenjangnya sebagai sarana penyampai aspirasi, kritik, maupun saran.

Baca Juga: Diduga Karena Lalai, Tabrakan Beruntun Libatkan 3 Kendaraan Terjadi di Lamongan

Dalam kegiatan tersebut, Polairud menggelar Jumat Curhat bersama elemen masyarakat Desa Weru, termasuk nelayan, dan perwakilan nelayan Desa Brengkok, Brondong.

Kebanyakan dari nelayan rupanya masih mengeluhkan perihal cara pelaporan kepada pihak terkait apabila menemuai suatu hal janggal, misalnya penemuan pesawat Minggu (21/5/2023) lalu.

Saat itu, penemuan bangkai pesawat hingga proses evakuasi ke tepi laut dilakukan swadaya oleh nelayan lantaran sulitnya mengakses pelaporan yang cepat.

“Mohon Ibu kiranya itu koordinasi dengan siapa saja mohon arahan dan petunjuknya.” ujar salah satu nelayan, Ferdi, Jumat (26/5/2023).

Baca Juga: Polres Lamongan Ultimatum Pesilat Jelang Suro

Selain itu, nelayan juga menyampaikan masalah tentang kendala yang dihadapi salah satunya upaya pelestarian ekosistem dan cara mendapatkan informasi prakiraan cuaca yang mana selalu berubah dan tidak menentu.

Kasat Polairud AKP Erni Sugihastuti menanggapi perihal tata cara pelaporan segera melakukan kordinasi dengan ketua kelompok nelayan. Bahkan nantinya nelayan juga didorong memiliki chating grup sebagai sarana penyampai laporan.

"Apabila masyarakat nelayan ada permasalahan atau menjumpai sesuatu agar masyarakat nelayan di desa weru melaporkan kepada pihak ketua kelompok atau ketua rukun nelayan bisa juga kepala desa setempat atau stekholder terkait," jelas AKP Erni.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Lebih lanjut, Erni meminta nelayan menggunakan alat tangkap ramah lingkungan guna melestarikan ekosistem laut. satu lagi terkait untuk update prakiraan cuaca gelombang ketua rukun nelayan bisa membuat chating grup setelah itu bisa bekerja sama dengan pemerintah untuk minta informasi terkait perubahan cuaca atau melihat BMKG lewat HP android.

"Kami mohon dukungan kepada masyarakat nelayan desa weru kec Paciran yang selama ini saling bekerjasama untuk bersama menjaga agar situasi di wilayah Lamongan selalu berjalan dengan kondusif,” lanjutnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.