Selasa, 23 Jun 2026 07:47 WIB

Polres Lamongan Ultimatum Pesilat Jelang Suro

  • Penulis : Bramanta
  • | Senin, 15 Jun 2026 13:20 WIB
Puluhan pesilat diamankan saat konvoi berujung ricuh di Kecamatan Karanggeneng, Lamongan tahun 2024. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Puluhan pesilat diamankan saat konvoi berujung ricuh di Kecamatan Karanggeneng, Lamongan tahun 2024. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Jatimnow.com – Polres Lamongan memberi peringatan keras kepada oknum pesilat agar tidak bertindak anarkis. Ultimatum tersebut dikeluarkan sebagai langkah antisipasi terjadinya gangguan ketertiban di masyarakat yang kerap terjadi setiap momen Bulan Suro atau Muharram.

Momen Bulan Suro merupakan waktu dimana pelaksanaan pengesahan warga baru dari salah satu perguruan silat digelar, aktivitas tersebut biasanya diiringi dengan rombongan penggembira dari berbagai wilayah.

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

Polres Lamongan menegaskan bahwa setiap bentuk provokasi, konvoi liar, perusakan fasilitas umum, pengeroyokan, maupun tindakan lain yang dapat memicu gesekan antar kelompok dan meresahkan masyarakat tidak akan ditoleransi.

"Ini adalah peringatan keras bagi seluruh oknum pesilat. Jika ada yang nekat memicu gesekan, melakukan tindakan anarkis, atau merusak ketentraman masyarakat, kami tidak akan ragu melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, Senin (15/6/2026).

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

Lebih lanjut, masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga situasi Kabupaten Lamongan agar tetap aman, damai, dan kondusif. Polres Lamongan juga mengingatkan bahwa setiap warga negara memiliki kewajiban untuk mematuhi hukum dan menjaga ketertiban umum.

Hamzaid mengimbau seluruh anggota perguruan silat agar menjunjung tinggi nilai persaudaraan, tidak mudah terprovokasi dan menghindari segala bentuk tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

"Pilihannya hanya dua, taat pada hukum dan aturan atau berhadapan dengan ancaman pidana yang berlaku. Mari tunjukkan bahwa pesilat adalah pelopor keamanan, bukan sumber gangguan kamtibmas. Bersama kita jaga Lamongan tetap aman dan kondusif," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.