Sabtu, 20 Jun 2026 15:57 WIB

Pemuda Sidoarjo Tewas Dikeroyok Gangster karena Tertinggal Kelompoknya

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro dan Kasat Reskrim Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo beberkan barang bukti sajam. (Achmad Supriyadi/jatimnow)
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro dan Kasat Reskrim Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo beberkan barang bukti sajam. (Achmad Supriyadi/jatimnow)

jatimnow.com - Sepuluh pelaku pengeroyok M Daudi Ardiansyah hingga tewas diringkus Satreskrim Polresta Sidoarjo. Para pelaku semuanya masih di bawah umur.

Para pelaku yakni MAP (16), ASR (15), AM (17), PMSRW (15), RAIP (17), MFMP (17), KRPW (16), RYEY (16), MPAP (17), dan DM (15).

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, para pelaku merupakan gabungan dari dua kelompok (gangster) dari luar kota.

"Para pelaku yang ditangkap ini merupakan anggota gabungan dari dua kelompok pemuda dari Surabaya," kata Kusumo, Rabu (24/5/2023).

Korban tergabung dalam kelompok Sidoarjo Brawl. Sementara para pelaku merupakan gabungan dua kelompok yakni Remaja 21 Kompleks dan T3HEROES.

Kusumo menambahkan, kelompok korban mengirim tantangan melalui akun Instagram dan dibalas oleh kelompok RSG 21 atau Rusia 21 Gengster Surabaya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Kemudian dari RSG 21 ini diteruskan ke kelompok bawahnya yaitu Remaja 21 Kompleks dan T3HEROES," paparnya.

Menurut Kusumo, kelompok para pelaku dan korban sepakat bertemu di daerah sekitar Maspion II Buduran. Namun kelompok Sidoarjo tidak ada.

"Dari Maspion II Buduran langsung bergeser ke sekitaran Sepande, Candi. Jumlah kelompok korban ada 15 orang, sedangkan kelompok pelaku ada 40 orang. Kelompok pelaku juga membawa senjata tajam," ujarnya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Masih kata mantan Wakapolresta Banyuwangi ini, korban ditinggal kabur oleh teman-temannya dengan mengedari motor, sehingga korban berlari untuk mencoba menyelamatkan diri.

"Kawannya yang lain kabur pakai motor sedangkan korban berlari. Korban meninggal saat diperjalanan ke rumah sakit. Luka irisan pada punggung tangan kiri, tungkai bawah kanan, juga ada luka bacok pada pinggang kiri, tungkai bawah kiri, bokong kiri, dan tungkai atas kiri sisi belakang," bebernya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo menjelaskan, pihaknya masih akan melakukan pendalaman atas kejadian ini. "Tentunya kami akan lakukan pendalaman lagi," pungkasnya.

Editor : Aris Setyoadji
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.