Selasa, 16 Jun 2026 18:51 WIB

Awali Musim Buka Giling Pabrik Gula Modjopanggung Gelar Manten Tebu

Prosesi manten tebu di PG Modjopanggung Tulungagung.(foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Prosesi manten tebu di PG Modjopanggung Tulungagung.(foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mengawali buka giling, PG Modjopanggung Tulungagung menggelar tradisi adat manten tebu. Tradisi ini sudah digelar sejak era kolonial Belanda dan kini menjadi warisan leluhur untuk menandai prosesi buka giling.

Tradisi mantenan tebu, ini diwujudkan dengan sepasang boneka pengantin Jawa. Di mana proses pembuatan boneka manten tersebut, memerlukan ritual khusus yang dilakukan secara turun-temurun. Pembuat boneka manten harus puasa selama empat hari sebelum merangkai boneka, dan pada saat membuat dia tidak boleh tidur hingga boneka selesai dibuat.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Memang untuk membuat boneka ini ada ritual khusus yang harus dilakukan. Seperti puasa dan tidak tidur ketika merangkai boneka. Dan proses ini sudah menjadi ritual turun-temurun," ujar Sekretaris Serikat Pekerja PG Modjopanggoong Tulungagung, Abdul Basit, Sabtu (20/05/2023).

Setelah boneka manten selesai dibuat, masyarakat akan mengarak boneka dari Dusun Boneng menuju ke PG Modjpanggong. Arak-arakan ini dimeriahkan dengan kembar mayang, sesaji, serta puluhan tebu yang sudah dihias. Selama arak-arakan menuju pabrik, akan diringi musik gamelan, jaranan dan barongan. "Memasuki pabrik, Kepala Tebang Angkut akan menyerahkan manten tebu ke serikat pekerja. Setelah itu diarak di dalam pabrik, diserahkan ke manager keuangan dan ke general manager," terangnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Setelah diarak, boneka manten akan dibawa ke lokasi pengolahan dan instalasi giling. Di mana boneka manten akan diletakan ke atas mesin penggiling berjalan beserta kembar mayang, sesaji, dan puluhan tebu yang sudah dihias. "Selama boneka berjalan ke mesin penggiling, akan diiringi tarian jaranan. Dan setalah itu, akan dilanjutkan dengan resepsi," tuturnya.

Tradisi manten boneka tebu ini memiliki makna filosofis di mana sebagai wujud kekeluargaan serta semangat pekerja agar produksi gula semakin baik dari tahun sebelumnya."Harapan kami sebagai pekerja, tahun ini giling bisa maksimal. Sehingga pabrik bisa untung dan dapat mensejahterakan pekerja serta masyarakat sekitar," paparnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sementara itu, Manager Managemen Kualitas PG Modjopanggoong Tulungagung, Juli Tri Hariyadi menambahkan, PG Modjopanggoong akan mulai giling pada 30 Mei 2023 mendatang. Di mana tahun ini, target produksi dari PT Sinergi Gula Nusantara mencapai 7,75 persen. "Adapun tebu yang diling untuk tahun ini mencapai 350 ribu ton," imbuhnya.

Juli mengungkapkan, bahwa tebu yang digiling berasal dari eks PTPN sebanyak 15 persen dan sisanya merupakan tebu rakyat, dari Tulungagung, Trenggalek dan Blitar. "Selama ini, distribusi kami menjangkau pasar lokal dan nasional. Diharapakan kualitas gula yang dihasilkan bisa sesuai standar, dan dapat melampaui target produksi," pungkasnya.

Editor : Aris Setyoadji
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.