Jumat, 19 Jun 2026 23:34 WIB

7 Orang Tewas Usai Pesta Miras di Pasuruan, Polisi Periksa Dua Penjual

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 17 Mei 2023 17:18 WIB
Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gabunagi bersama Kasatreskrim (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gabunagi bersama Kasatreskrim (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Pasuruan terus mendalami kasus pesta minuman keras (miras) hingga menyebabkan 7 orang tewas di Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, kabupaten setempat.

Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gabunagi mengatakan bahwa timnya sudah menggeledah dua toko penjual miras yang diminum para korban, yaitu di Ruko Plaza Bangil.

Baca Juga: Satpol PP Tutup Outlet 23 HWG di Kota Kediri, Tak Punya Izin Jual Minuman Keras

Dalam penggeledahan itu, tim gabungan dari polisi dan Satpol PP telah mengamankan botol miras berbagai jenis.

"Dua orang penjual miras yang inisialnya saudari E dan saudari R saat ini kami periksa dan kami kenakan wajib lapor. Apabila terdapat unsur pidana, akan dilakukan penahanan," jelas Bayu, Rabu (17/5/2023).

Untuk barang bukti lain yang disita, Bayu mengatakan bahwa tiga botol miras bekas yang dibuat pesta para korban pada Sabtu (13/5) malam dan Minggu (14/5) pagi telah diamanakan. Polisi masih berusaha mengumpulkan bukti baju yang dipakai para korban saat pesta miras.

"Miras yang diminum itu ada bir, Mcdonald dan anggur. Kalau ada campuran lain kami belum tahu, karena masih diuji laboratorium," ungkapnya.

Sementara terkait kondisi tiga orang lainnya yang masih dirawat di RSUD Bangil, Bayu menyebut mereka masih kritis dan belum sadarkan diri.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

Di sisi lain, timnya juga terus berkoordinasi dengan masing-masing keluarga 7 korban agar menyetujui proses autopsi.

"Kami sedang melakukan pendekatan kepada keluarga korban untuk melakukan autopsi. Sehingga kami bisa menentukan kematian korban," tandasnya.

Diketahui, 7 korban tewas itu adalah Indra Laskmana, M. Adi Soni alias Tuyul dan Udin Mas'ud alias Ma'uk, ketiganya warga Jalan Mbah Guru Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil.

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

Kemudian Bayu, warga Jalan Bader Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil; Muhammad Roji alias Cenggeh, warga Jalan Satak Kalianyar, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Bangil.

Lalu Harjono alias Donat yang meninggal di kediaman istirnya di Tuban serta M. Taufik, warga Dusun Satak, Desa Manaruwi.

Sedangkan tiga korban yang masih mendapat perawatan intensif di RSUD Bangil adalah Asmawi alias Mawik, Heri Purnomo alias Boy dan Azis.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.