Minggu, 14 Jun 2026 10:49 WIB

Siswa SD di Banyuwangi Ujian Akhir Sekolah dengan Duduk Lesehan

Potret siswa kelas VI SDN 7 Tegalharjo saat mengerjakan soal-soal UAS dengan lesehan (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)
Potret siswa kelas VI SDN 7 Tegalharjo saat mengerjakan soal-soal UAS dengan lesehan (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Siswa kelas VI SDN 7 Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi terpaksa duduk berlesehan saat mengerjakan soal ujian akhir sekolah (UAS).

Proses UAS di sekolah ini dilakukan seadanya, lantaran Jembatan Carangan yang menjadi akses satu-satunya ke sekolah ambrol diterjang banjir pada November 2021.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

Sejak 9 bulan lalu, para siswa SDN 7 Tegalharjo harus mengungsi ke gedung TPQ. Hingga akhirnya memaksa 5 siswa kelas VI harus mengerjakan soal UAS dengan lesehan.

"Ruangan yang dipakai kelas sempit, diberi meja dan kursi tidak cukup," ungkap Kepala SDN 7 Tegalharjo, Mohammad Solikhin, Selasa (16/5/2023).

Dengan kondisi ruangan itu, siswa kelas VI yang sedang UAS harus lesehan seperti saat menjalani KBM. Mereka harus bisa konsentrasi, meski dengan kondisi yang serba terbatas.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Ini ujian kelulusan, siswa harus tetap konsentrasi agar bisa mendapat nilai yang bagus," ungkapnya.

Solikhin menambahkan, dalam ujian ini tidak ada guru dari sekolah lain yang menjaga. Itu karena lokasi sekolahnya yang cukup jauh dari sekolah lain, meski masih satu desa.

"Untuk ujian harusnya silang. Guru SD lain yang mengawasi, tapi ini kami yang jaga sendiri," tambah dia.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Meski serba terbatas, para siswa rupanya tetap bisa mengerjakan soal dengan baik, dan berupaya mendapat nilai yang memuaskan.

"Sebenarnya tidak enak (ujian dengan lesehan), tapi karena sudah terbiasa ya tetap saja (dilakukan)," tutur salah satu siswa kelas VI, M Rangga (13).

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.