Jumat, 19 Jun 2026 12:14 WIB

200 Tahun Hok Sian Kiong, Ning Ita: Ini Bentuk Kebhinekaan yang Harmonis

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) bersama suami Supriyadi Karima Saiful saat kirab (Foto-foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) bersama suami Supriyadi Karima Saiful saat kirab (Foto-foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puncak HUT Makco Thian Shang Seng MU ke-1063 Klenteng Hok Sian Kiong dihadiri Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita), Minggu (14/5/2023).

HUT dirayakan dengan kirab ritual budaya dari 51 perwakilan klenteng yang berada di seluruh penjuru Indonesia.

Baca Juga: Kisah Bu Diyem, 55 Tahun Mendorong Gerobak Jamu hingga Baitullah

"Alhamdulillah hari ini kita dipersatukan dalam satu nuansa kebersamaan untuk bersama-sama mensukseskan kegiatan kirab budaya," terang Ning Ita.

Dia menambahkan, ritual budaya ini merupakan kirab budaya yang mempersatukan etnis, budaya, agama, ras dan budaya.

"Namun seluruh kebhinekaan itu tetap bisa menyatu dengan harmonis dan penuh kekeluargaan di kota tercinta," paparnya.

Menurut Ning Ita, kirab ritual berkat kerjasama yang dilakukan forkopimda dengan jajaran, sehingga warga Kota Mojokerto dapat hidup berdampingan dengan tenang dan nyaman.

"Ini adalah wujud kota yang aman, kota yang nyaman, kota yang damai bagi siapa saja untuk bisa tinggal dan berdomisili di dalamnya," ungkapnya.

Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto ini berharap di tahun depan, perayaan kirab akan lebih meriah.

"Semoga kegiatan ini di masa-masa berikutnya jauh lebih banyak menghadirkan tamu-tamu dari berbagai daerah se Indonesia," harapnya.

Ning Ita menyebut, kegiatan kirab ritual budaya ini serta dan Klenteng Hok Sian Kiong akan menjadi tonggak sejarah, bahwasanya di Kota Mojokerto ini akan menjadi barometer Kota yang harmonis.

"Ini adalah salah satu sejarah yang dinobatkan dan diturunkan sebagai destinasi cagar budaya," tambahnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Minta Wali Kota Mojokerto Siapkan Sekolah Rakyat

Di hadapan tamu dan warga sekitar yang hadir, Ning Ita berharap agar turut menjaga kelestarian Klenteng Hok Sian Kiong yang telah berusia dua abad ini.

"Mari kita rawat bersama, mari kita sebarkan ke berbagai penjuru negeri ini termasuk ke berbagai negara bahwa ada satu destinasi wisata yang layak untuk dikunjungi," pintanya.

Perayaan HUT Klenteng Hok Sian Kiong diselenggaran mulai dari ritual keagamaan, pertunjukan kesenian, kegiatan sosial, hingga pawai kebudayaan yang digelar selama empat hari bertutut-turut, mulai dari 11 sampai 14 Mei 2023.

Berikut foto-foto kirab dalam rangka 200 Tahun Hok Sian Kiong Kota Mojokerto:

Baca Juga: Kota Mojokerto Raih Predikat Kota Terinovatif IGA 2024

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.