Jumat, 19 Jun 2026 16:34 WIB

Bank Jatim Kirim 3 UMKM Misi Dagang ke Lampung

Khofifah saat memamerkan produk UMKM dalam Misi Dagang di Lampung (Foto: Bank Jatim for jatimnow.com)
Khofifah saat memamerkan produk UMKM dalam Misi Dagang di Lampung (Foto: Bank Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim melakukan pendampingan terhadap UMKM binaannya. Salah satu caranya dengan memfasilitasi keikutsertaan UMKM dalam misi dagang dan investasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Ballroom Swiss-Belhotel, Lampung.

Dengan mengusung tema Meningkatkan Jejaring Konektivitas Antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Lampung, acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang sekaligus membuka kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, turut hadir juga Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Dirut Bank Jatim Busrul Iman menjelaskan, UMKM sangat berperan besar terhadap pembukaan lapangan kerja dan perekonomian masyarakat khususnya di Jawa Timur. Sehingga sudah sepatutnya UMKM harus didukung penuh produktivitasnya.

"Maka dari itu, kami tidak hanya memberikan layanan perbankan kepada para nasabah UMKM. Namun kami juga aktif dalam memberikan pendampingan untuk pengembangan usahanya. Salah satunya lewat keikutsertaan dalam misi dagang,” katanya, Rabu (10/5/2023).

Menurut Busrul, salah satu misi Bank Jatim dalam kegiatan ini adalah membantu UMKM binaan untuk memperluas jaringan pasar serta mendukung pemerintah dalam memperkuat jalinan perdagangan antara Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Lampung.

"Sebagai bank milik daerah, kami akan terus mendukung UMKM agar pertumbuhannya semakin pesat dan memiliki kualitas yang bagus sehingga bisa bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Terdapat 3 UMKM binaan Bank Jatim yang diikutsertakan pada gelaran misi dagang ini. Antara lain produk kerajinan kayu dari UMKM KayuKayuku, produk kerajinan kulit dari UMKM Shaliza, dan makanan olahan dari UMKM Sambel Pecel Bu Pariyem.

"Produk-produk unggulan UMKM Binaan Bank Jatim diharapkan mampu memberikan manfaat sesuai kebutuhan masyarakat di daerah Provinsi Lampung ini,” jelasnya.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

Owner Shaliza, M. Samsul Huda, mengaku sangat berterima kasih karena telah diberi kesempatan dan difasilitasi oleh Bank Jatim untuk ikut serta dalam kegiatan misi dagang ini.

Selain bisa meningkatkan omzet, lanjut Huda, pameran seperti ini juga bermanfaat dalam membuka jaringan koneksi di luar Jawa Timur.

"Produksi saya di Tanggulangin. Harapannya semoga nanti pembeli saya semakin banyak yang dari luar daerah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jatim Khofifah juga menyebut, acara yang diikuti oleh sekitar 151 pelaku usaha ini berhasil mencatatkan komitmen transaksi senilai Rp285 miliar.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Pihaknya berharap lewat kegiatan Misi Dagang Jawa Timur bisa membangun persaudaraan yang erat bersama Lampung dan menjadi kerjasama yang berkelanjutan.

"Harapan kami semoga kerja sama perdagangan ini bisa menjadi penguatan pasar antar daerah karena potensi bisnis antar kedua provinsi ini sangat besar. Kami siap bersinergi bersama Provinsi Lampung," kata Khofifah.

Sementara Gubernur Lampung Arinal menyampaikan bahwa acara misi dagang ini dapat mengoptimalkan dan memberdayakan potensi yang dimiliki oleh masing-masing daerah. Sehingga pihaknya berharap kegiatan ini bisa dilakukan secara berkelanjutan.

"Misi dagang yang dilakukan dengan Jawa Timur ini tidak hanya soal ekonomi. Sebab, masyarakat Jawa Timur di Lampung berjumlah sekitar 3 juta jadi potensinya sangat besar. Semoga misi dagang ini mengawali kerja sama bisnis yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat Jawa Timur serta Lampung," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.