Jumat, 19 Jun 2026 01:20 WIB

Kerap Makan Ternak Warga Jombang, Ular Sanca Kembang Sepanjang 4 Meter Dievakuasi Damkar

Ular sanca kembang berukuran 4 meter saat dievakuasi petugas Damkar BPBD Kabupaten Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Ular sanca kembang berukuran 4 meter saat dievakuasi petugas Damkar BPBD Kabupaten Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ular piton jenis sanca kembang berukuran 4 meter meresahkan warga Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.

Ular dengan berat 15 kilogram itu kerap memakan ternak warga. Sehingga warga melaporkan peristiwa tersebut ke Damkar BPBD Kabupaten Jombang, guna melakukan evakuasi.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Gimin (58) warga Desa Plosokerep mengatakan, ayam peliharaannya sering hilang beberapa hari ini. Karena curiga, ia selanjutnya mengawasi kandang ayam miliknya.

Tak heran, saat berada di kandang ayam miliknya. Ia melihat seekor ular sanca kembang memangsa ayam peliharaannya.

"Saya tahunya ular pas di kandang ayam, melihat ular melilit ayam. Di sini udah dua kali kehilangan ayam," ungkapnya, Senin (8/5/2023)

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Usai kepergok, sambung Gimin, ular yang melilit ayam itu, kabur ke pemukiman warga sehingga warga kian resah.

"Ya akhirnya menghubungi Damkar untuk evakuasi ular liar yang berasal dari sawah," jelasnya.

Sementara itu, Maulana Alfaruq petugas Damkar BPBD Kabupaten Jombang mengaku kesulitan saat hendak mengevakuasi ular yang memakan ternak warga. Lantaran ular menyerang petugas saat diamankan.

Baca Juga: Heboh Ular Welang Mematikan Masuk Rumah Warga Kediri Jelang Sahur

"Ular ini jenis piton, sanca kembang atau sanca batik, dengan panjang 4 meter, dengan berat 15 kilogram," paparnya.

Ia mengaku saat dievakuasi, ular sempat menggigit petugas dan melilit petugas. Ia menyebut ular tersebut merupakan ular liar, bukan peliharaan warga.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.