Kamis, 18 Jun 2026 07:32 WIB

Pilkades Serentak Kabupaten Malang: Titik Rawan Dipetakan, Saber Judi Diterjunkan

Sosialisasi Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2023 di Kabupaten Malang (Foto: Pemkab Malang)
Sosialisasi Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2023 di Kabupaten Malang (Foto: Pemkab Malang)

jatimnow.com - Kabupaten Malang akan menggelar Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2023 pada Minggu (14/5/2023). Titik-titik rawan telah dipetakan.

Dari hasil pemetaan, ada 2 desa yang rawan konflik dan 5 desa kategori rawan. Petugas gabungan dari Polri, TNI hingga Linmas bakal dikerahkan untuk melakukan pengamanan di 56 desa yang menggelar pilkades.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Dua desa rawan konflik berada di Kecamatan Dampit, yaitu Desa Majangtengah dan Amadanom. Lalu 5 desa rawan antara lain Desa Permanu di Kecamatan Pakisaji, Desa Karangsari di Kecamatan Bantur, Desa Tegalgondo di Kecamatan Karangploso, Desa Sumberejo Kecamatan Poncokusumo, dan Desa Rembun di Kecamatan Dampit.

"Rujukan desa rawan konflik dan desa rawan berdasarkan Pilkades sebelumnya yaitu Tahun 2017. Untuk itu kita bakal lakukan penjagaan lebih di sana," ungkap Wakapolres Malang, Kompol Wisnu S Kuncoro, Minggu (7/5/2023).

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Penjagaan diperkuat karena adanya kemungkinan chaos saat pilkades cukup terlihat di sana. Total ada 3 ribu personel gabungan dikerahkan, selain itu juga ada Tim Saber Judi mencegah praktik judi yang bisa menjadi peletup kericuhan.

"Kalau personel yang berjaga di TPS yang menjadi daerah rawan konflik terdiri dari tiga personel Polri, tiga personel TNI, dan enam personel Linmas," bebernya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Pihaknya juga menyiagakan dua Satuan Setingkat Pleton (SST) Brimob di Polsek Dampit yang merupakan kecamatan paling rawan.

"Tidak itu saja pemasangan CCTV juga dilakukan di setiap desa rawan. Petugas juga melarang para cakades berada di rumah atau kantor desa saat berlangsungnya pemilihan demi keamanan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.