Kamis, 18 Jun 2026 02:01 WIB

Kantor MWCNU Lenteng Sumenep Dibakar, Tumpukan Kayu Bahan Renovasi Hangus

Bekas kebakaran di Kantor MWCNU Lenteng, Sumenep (Foto: Polres Sumenep)
Bekas kebakaran di Kantor MWCNU Lenteng, Sumenep (Foto: Polres Sumenep)

jatimnow.com - Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep kembali dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK). Peristiwa ini merupakan kali kedua.

Hal itu diungkapkan Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Lenteng, KH Mohammad Saleh Hasan. Ia menyebut, pembakaran pertama terjadi pada H+1 lebaran Idul Fitri 2023.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

"Lalu kedua yang kemarin, Jumat (5/5). Kebakaran cukup besar dan melalap tumpukan kayu yang ada di belakang gedung," ujar Kiai Saleh, Minggu (7/5/2023).

Ia mengatakan, tumpukan kayu yang terbakar itu rencananya akan digunakan untuk melakukan renovasi gedung. Namun, tumpukan kayu yang sudah disiapkan itu justru hangus terbakar.

Terpisah, Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim untuk melakukan pemeriksaan terhadap kebakaran tersebut.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

"Pihak labfor sudah mendatangi lokasi dan sedang mendalami penyebab kejadian kebakaran tersebut," terang Widiarti.

Sebelumnya, kebakaran itu diketahui oleh salah satu pengurus sekitar pukul 01.30 dini hari saat ia sedang memasak mie. Usai membuang air rebusan, ia hendak membuka pintu belakang dan terdapat kepulan asap disertai api.

Baca Juga: Muktamar NU, Menjaga Sang Pendiri NKRI dari Intervensi

Ia lalu menghubungi Kiai Saleh Hasan dan sekaligus menghubungi tim pemadam kebakaran serta polsek setempat.

"Pemadaman dilakukan oleh tiga armada damkar. Akibat kejadian itu, diperkirakan kerugian sebesar Rp6 juta karena kayunya hangus semua," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.