Selasa, 16 Jun 2026 02:26 WIB

PBNU Kecam Penyerangan Kantor PCNU Lamongan: Harus Diusut Tuntas!

Panan nama Pagar Nusa di Kantor PCNU Lamongan yang dirusak sekelompok orang tak dikenal (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Panan nama Pagar Nusa di Kantor PCNU Lamongan yang dirusak sekelompok orang tak dikenal (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Bidang Keagamaan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Fahrurrozi meminta polisi menangkap para pelaku penyerangan Kantor PCNU Lamongan, hingga menyebabkan rusaknya papan nama Pagar Nusa.

Menurutnya, aksi itu tidak bisa ditoleransi. Karena rentetan aksi rusuh tersebut berpotensi menyebabkan keributan selanjutnya, sehingga bisa mengganggu ketentraman warga.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Kita berharap aparat kepolisian dapat menangkap segera pelakunya dan diproses hukum agar jera, tidak semena-mena dan mengusik ketentraman masyarakat," ungkap Gus Fahrur-sapaan akrabnya, kepada jatimnow.com, Jumat (5/5/2023).

Meski tak ada korban jiwa, perusakan papan nama Pagar Nusa di Kantor PCNU Jalan Kiai Amin No. 9, Kelurahan Sidokumpul, Lamongan itu ia anggap sebagai upaya mengusik NU secara kelembagaan.

"Kita mengecam keras aksi premanisme yang dilakukan di Lamongan dan ini harus diusut tuntas," tegasnya.

Ketua Bidang Keagamaan PBNU, KH Ahmad Fahrurrozi atau Gus Fahrur (Foto: Tangkapan Layar Instagram @gus_fahrur)Ketua Bidang Keagamaan PBNU, KH Ahmad Fahrurrozi atau Gus Fahrur (Foto: Tangkapan Layar Instagram @gus_fahrur)

Baca Juga: Dukung Transformasi Pesantren, Gus Yahya Apresiasi Inisiatif KH Imam Jazuli

"Jangan ada perilaku arogan dan melakukan perusakan properti orang lain, apalagi menyangkut institusi NU yang wajib dihormati," tambah Gus Fahrur.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua PCNU Lamongan, H. Supandi Awaludin yang mengutuk keras peristiwa tersebut. Pihaknya juga menempuh upaya hukum untuk mencari kejelasan atas insiden tersebut.

"Kami mendesak Polres Lamongan mengusut tutas perkara ini. Dengan ini juga mendesak APH (aparat penegak hukum) agar segera menetapkan tersangka. Menghukum oknum yang terlibat dengan hukuman pidana," beber dia.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Bahkan PCNU Lamongan secara terbuka mengeluarkan ultimatum hingga mengancam bakal melakukan aksi turun jalan apabila laporan tidak segera ditindaklanjuti.

"Apabila tidak diusut, maka NU akan kehilangan kepercayaan kepada penegak hukum (Polres Lamongan). Dan dalam 2x24 jam tak kunjung mendapat kepastian, kita akan turun aksi di Polres Lamongan," tegas dia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.