Senin, 22 Jun 2026 04:01 WIB

Pria Banyuwangi Terlapor Kasus Pencabulan Ditemukan Membusuk di Hutan Jati

Sepeda motor yang ditemukan dekat TKP. (Foto: Polsek Siliragung for jatimnow.com)
Sepeda motor yang ditemukan dekat TKP. (Foto: Polsek Siliragung for jatimnow.com)

jatimnow.com - Mayat pria ditemukan membusuk di hutan jati masuk Rencana Pengelolaan Hutan (RPH) Purwosari, Dusun Buluagung, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi.

Identitas mayat pria nahas itu terkonfirmasi bernama Wawan Setiono (35) tinggal di Dusun Sumberbening, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Dari keterangan polisi, korban merupakan terlapor kasus tindak pidana pencabulan anak usia di bawah umur. Lalu, ditemukan membusuk di hutan jati oleh dua petani saat mencari rumput di dalam hutan, Sabtu (30/4) sore kemarin.

Kapolsek Siliragung AKP Mujiono membenarkan peristiwa penemuan mayat itu. Disampaikan olehnya, jasad korban sudah mengeluarkan bau menyengat.

"Para saksi yang menemukannya mencium bau menyengat saat mencari rumput tak jauh dari TKP penemuan. Setelah ditelusuri ternyata mayat laki-laki," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (30/4/2023).

Dari Keterangan kedua saksi, korban ditemukan dalam keadaan telungkup di bawah pohon. Memakai baju lengan pendek dan celana jins pendek warna biru.

Mujiono menambahkan, turut ditemukan beberapa benda diduga milik korban yang masih melekat padanya.

Baca Juga: Pensiunan Guru SMA di Kediri Cabuli 12 Bocah, Ngaku Dipengaruhi Makhluk Gaib

"Terdapat senter kepala dan juga HP merek Samsung yang masih digenggam oleh korban," terangnya.

Berjarak sekitar 500 meter dari TKP penemuan mayat, ditemukan satu unit sepeda motor Honda Supra warna hitam Nopol P 6348 YO. Diduga milik korban.

Dari hasil pemeriksaan luar oleh dokter, masih kata Mujiono, tak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Diperkirakan usia kematian sudah lebih dari tiga hari.

Baca Juga: Polres Malang Ungkap Pencabulan Berkedok Pengobatan Alternatif di Gedangan

"Terjadi kaku mayat pada tubuh korban. Sempat ditemukan luka robek pada lengan kirinya, namun luka itu diperkirakan disebabkan karena usia mayat," terangnya.

Mujiono menyatakan, keluarga korban menolak dilakukan autopsi lewat pernyataan tertulis bertanda tangan. Mereka pun mengikhlaskan kematian korban sebagai sebuah musibah.

"Setelah proses visum luar selesai, jasad korban langsung kita serahkan kepada keluarga untuk dikebumikan," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.