Selasa, 16 Jun 2026 20:17 WIB

Bapak dan 2 Anak Petani Kentang Pasuruan Tewas Tertimbun Tanah Longsor

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 29 Apr 2023 13:02 WIB
Proses evakuasi korban longsor (Foto: Kecamatan Puspo for jatimnow.com)
Proses evakuasi korban longsor (Foto: Kecamatan Puspo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Hujan deran yang melanda Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, mengakibatkan insiden bencana tanah longsor hingga menewaskan 3 orang sekeluarga.

TKP longsor berada di lahan pertanian kentang areal Perhutani KRPH Cukurguling, Dusun/Desa Keduwung.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Identitas 3 orang korban petani kentang yang merupakan warga setempat itu bernama Ngatimun (50), Ravianto (15) dan Agus alias Kuprit.

"Ketiga korban adalah bapak dan dua anak," jelas PLT Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris, Sabtu (29/4/2023).

Haris mengatakan jika insiden nahas itu terjadi pada Jumat kemarin (28/4). Bapak dan dua anak tersebut sibuk mencangkul untuk menggarap lahan kontrakan di areal perhutani untuk ditanami kentang.

Menjelang sore pukul 15.00 WIB, hujan deras yang tiba-tiba datang mengguyur di areal ladang, membuat insiden tanah longsor terjadi.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Panjang tanah yang longsor sekitar kurang lebih 100 meter, lebar 7 meter dengan ketinggian kurang lebih 100 meter dan kemiringan sekitar 70 derajat. Berjarak kurang lebih 8 Km dari pemukiman warga.

Akibatnya, ketiga korban yang saat itu berteduh di bawah pohon, langsung diterjang tanah longsor dan kemudian jatuh ke jurang.

"Korban meninggal dunia yang terseret longsor hingga masuk ke jurang sepanjang 70 meter sudah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga kemarin," ungkapnya.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

Untuk perkembangan penanganan saat ini, tim gabungan yang dikoordinir BPBD Kabupaten Pasuruan masih melakukan pembersihan material di TKP.

"Kami imbau warga tidak mendekati TKP longsor," tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.