Kamis, 18 Jun 2026 05:41 WIB

Makam Bayi yang Diduga Meninggal Tak Wajar di Tulungagung Dibongkar

Proses pembongkaran makam bayi diduga meninggal tak wajar di Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Proses pembongkaran makam bayi diduga meninggal tak wajar di Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satreskrim Polres Tulungagung membongkar makam bayi yang diduga meninggal tidak wajar di Desa Ngunggahan, Kecamatan Bandung.

Pembongkaran makam dilakukan untuk keperluan autopsi guna mencari tahu penyebab pasti kematian bayi tersebut. Proses autopsi dilakukan Tim Dokter Rumah Sakit Bhayangkara Kediri.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Agung Kurnia Putra mengatakan, hasil auptopsi tersebut diperkirkan akan keluar dalam beberapa hari ke depan. Setelah itu pihaknya akan melakukan gelar perkara terkait kasus tersebut.

"Hasilnya masih belum keluar. Nanti kalau sudah keluar, akan segera kita lakukan gelar perkara," tegas Agung, Kamis (27/4/2023).

Menurut Agung, pembongkaran makam dilakukan setelah pihaknya menerima laporan terkait adanya bayi yang meninggal secara tidak wajar.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut dilahirkan ibunya di dalam kamar tanpa bantuan orang lain. Ibu bayi sempat pingsan karena mengalami pendarahan hebat. Saat dibawa ke rumah sakit, perawat menanyakan keberadaan bayi itu

"Dari pengakuan sementara, bayi tersebut meninggal setelah dilahirkan, tapi kita masih lakukan penyelidikan," ujar Alumni Akpol 2013 itu.

Agung menyebut bahwa 11 orang telah dimintai keterangan sebagai saksi. Mulai dari pihak keluarga, ibu bayi serta perawat di rumah sakit.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sebelumnya, bayi yang dilahirkan oleh AY (22), warga Desa Ngunggahan, Kecamatan Bandung itu dilaporkan meninggal secara tidak wajar. Bayi tersebut lahir pada Minggu (23/4/2023) pagi.

Ibu bayi sempat pingsan di kamar mandi selama 1 jam 30 menit. Bayi dengan berat mencapai 3 kilogram itu disebut-sebut merupakan hasil hubungan gelap dengan kekasih AY, yang kini bekerja sebagai TKI di Taiwan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.