Jumat, 19 Jun 2026 18:59 WIB

Arus Lalu Lintas di Simpang Mengkreng Kediri Normal, Polisi Tetap Siaga

Situasi Simpang Mengkreng Kediri yang berangsur-angsur normal. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Situasi Simpang Mengkreng Kediri yang berangsur-angsur normal. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Arus lalu lintas di Simpang Mengkreng Kediri berangsur-angsur normal. Pantauan di lokasi tidak lagi terlihat kepadatan kendaraan di persimpangan Jombang, Nganjuk, dan Kediri ini.

"Saat ini terpantau sudah melandai, arus lalu lintas sudah kembali normal seperti biasa," kata Kasatlantas Polres Kediri, AKP Firdaus Canggih Pamungkas, Kamis (27/4/2023).

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Seperti diketahui, Simpang Mengkreng menjadi salah satu titik paling rawan di Kabupaten Kediri. Karena ini menjadi simpul para pemudik yang Surabaya ke Jombang, Kediri, maupun Nganjuk.

Begitu juga sebaliknya, pengguna jalan dari Surabaya yang hendak menuju ke Yogyakarta atau Jakarta, dan tidak melintas jalan tol.

Termasuk para pemudik lokal seperti dari Nganjuk menuju Kediri, Tulungagung atau sebaliknya yang ingin bersilaturahmi ke kerabat masing-masing.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Canggih, sapaannya, menyebut arus balik Lebaran tahun ini, volume kendaraan meningkat 50 persen. Jumlah ini bahkan diperkirakan lebih tinggi jika dibadingkan dengan Lebaran tahun sebelumnya.

"Kalau peningkatan volume secara umum 50 persen, kebetulan di Mengkreng tidak ada traffic counting, beda dengan di jalan tol. Tapi secara umum, observasi kita di lapangan mencatat peningkatan 50 persen," jelas Canggih.

"Kalau saya perhatikan, volumenya menjelang Lebaran meningkat 10-20 persen, tapi ketika sudah arus mudik lokal bisa sampai mencapai 50 persen. Lebih ramai tahun ini," imbuhnya.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Meski sudah terpantau normal, pos pelayanan di Simpang Mengkreng tetap siaga. Pihaknya tetap melakukan penguraian dan mengantispasi kepadatan tak terduga. Termasuk melayani masyarakat yang ingin beristirahat ketika lelah dalam perjalanan.

"Kita sekarang sudah memasuki kegiatan rutin yang ditingkatkan, jadi tetap mengantisipasi apabila ada masyarakat yang masih melaksanakan mudik atau kepadatan arus yang di luar prediksi masih kita standby-kan," tandasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.