Kamis, 18 Jun 2026 07:13 WIB

Cerita Pemudik asal Banyuwangi 'Bayar' Tiket Bus dengan Tas Berisi Ular Piton

Ular piton milik penumpang Bus Akas tujuan Banyuwangi saat diserahkan ke BKSDA (Foto: Dinas Damkar Banyuwangi for jatimnow.com)
Ular piton milik penumpang Bus Akas tujuan Banyuwangi saat diserahkan ke BKSDA (Foto: Dinas Damkar Banyuwangi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pemudik yang tidak bisa membayar tiket meninggalkan tas berisi ular piton sepanjang 3 meter dalam bagasi Bus Akas tujuan Surabaya-Banyuwangi.

Temuan itu berawal dari salah satu kru yang curiga dengan isi tas dalam bus. Saat dibuka ternyata berisikan seekor ular piton besar dengan panjang tiga meter.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Melihat adanya penumpang tak diundang, kru bernama Cahyo Purnomo (45), asal Dusun Krajan, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, melaporkan ke Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Banyuwangi.

Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Damkar Banyuwangi, Salam Bikwanto mengatakan, usai mendapat laporan, pihaknya langsung menerjunkan satu kru untuk mengevakuasi ular piton itu.

"Benar, kita dapatkan laporan adanya ular piton dari kru Bus Akas pada Selasa kemarin. Langsung kita upayakan evakuasi ke garasi Bus Akas di wilayah Kedayunan," ujar Salam kepada jatimnow.com, Rabu (26/4/2023).

Menurut Salam, proses evakuasi ular berlangsung sekitar satu jam.

Baca Juga: Heboh Ular Piton 2,5 Meter Masuk Kandang Ayam Warga Kediri

Diduga, ular piton itu kelaparan sehingga sempat memberontak saat dijinakkan petugas. Setelah ditelusuri, ternyata sudah berada dalam tas sekitar 7 hari.

"Itu milik salah satu penumpang yang tidak bisa membayar tiket saat mudik yang terpaksa ditahan barang bawaannya sebagai jaminan. Dan tak disangka isinya ular piton," tambahnya.

"Ganas makanya. Karena gak makan selama tujuh hari lamanya," sambungnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Setelah dievakuasi, ular itu dibawa ke Mako Damkar Banyuwangi. Setelah semalam menginap, hewan reptil itu diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Banyuwangi.

"Jam dua siang tadi sudah kita serahkan ke pihak BKSDA Banyuwangi," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.