Kamis, 18 Jun 2026 03:50 WIB

Polres Tulungagung Selidiki Misteri Kematian Bayi yang Baru Dilahirkan

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satreskrim Polres Tulungagung tengah menyelidiki kasus kematian bayi yang baru dilahirkan, di Desa Ngunggahan, Kecamatan Bandung. Bayi tersebut dilahirkan pada Minggu (23/4/2023) lalu dan sudah dimakamkan oleh pihak keluarga.

Bayi ini merupakan hasil hubungan di luar pernikahan. Polisi masih berupaya melakukan pendekatan ke pihak keluarga untuk mengungkap kasus tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori mengatakan bayi berjenis kelamin perempuan ini dilahirkan ibunya berinisial AY (22) di dalam kamarnya.

Setelah lahir, AY memotong sendiri ari-ari dengan menggunakan gunting dan meletakkan bayi di atas kasur. AY lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Namun karena mengalami pendarahan, ibu bayi pingsan di dalam kamar mandi selama 1,5 jam.

"Begitu siuman ibu bayi lalu menghubungi temannya untuk meminta tolong," ujarnya, Rabu (26/4/2023).

Saksi lalu membawa ibu bayi ke rumah sakit di Kecamatan Bandung karena mengalami pendarahan. Perawat di rumah sakit tersebut lalu menanyakan kondisi bayinya. Tak berapa lama kemudian, orang tua AY bayi datang membawa tas yang berisi bayi sudah meninggal. Selanjutnya perawat membersihkan bayi dan menyerahkan kembali ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Ibu bayi mengalami pendarahan hebat sehingga harus dirujuk ke RSUD dr Iskak Tulungagung," tuturnya.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, sang ibu mengaku bayi tersebut sudah meninggal dunia saat dilahirkan. Bayi nahas ini merupakan hasil hubungan di luar pernikahan dengan kekasihnya yang kini sedang bekerja di luar negeri.

Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian bayi ini. Mereka melakukan pendekatan ke pihak keluarga agar dapat melakukan autopsi terhadap jenazah bayi yang sudah dimakamkan.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Saat ini kita masih melakukan pendekatan untuk dapat dilakukan otopsi," pungkasnya.

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.