Minggu, 21 Jun 2026 03:52 WIB

Ya Allah! Penjaga Konter HP asal Tulungagung Minum Racun, Kondisi Terakhir Pilu

foto: Ilustrasi.
foto: Ilustrasi.

jatimnow.com - Seorang warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung ditemukan tewas di dalam rumahnya. Korban diketahui bernama Eva Dwi (27), yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga konter HP ini ditemukan tewas dalam kondisi tengkurap.

Berdasarkan hasil visum, korban diduga kuat bunuh diri dengan meminum racun ikan atau potas. Sejauh ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif aksi bunuh diri yang dilakukan korban.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori mengatakan jenazah korban pertama kali ditemukan saudara sekaligus saksi pada Selasa (25/4/2023) malam. Saudaranya mengaku korban tidak keluar rumah sejak pagi.

Sebelumnya korban sempat makan di rumah saksi pada pagi hari, dan setelah itu pamit pulang ke rumah untuk mengambil handphone. Setelah itu korban tidak lagi terlihat keluar rumah.

"Saat itu korban sendirian di rumah, bapaknya sedang berada di luar kota," kata Anshori, Rabu (26/4/2023).

Saksi yang curiga karena korban tidak keluar rumah, berusaha menghubungi lewat handphone. Namun korban tidak menjawab panggilan telpon tersebut.

Saksi lalu mendatangi rumah korban dan berteriak memanggilnya. Karena tidak ada jawaban, saksi kemudian mengintip dari lubang jendela dan melihat korban tengkurap.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Kemudian ia membuka pintu dan menemukan korban sudah tidak bergerak. Demikian juga dengan denyut nadinya tidak dirasakan.

"Saksi lalu menghubungi pihak berwajib dan kita langsung menuju lokasi kejadian," terangnya.

Berdasarkan hasil visum, polisi memastikan korban tewas karena menenggak racun potas. Racun ini diminum dengan mencampurkannya ke minuman teh.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Hal ini diperkuat dengan temuan sisa racun dan teh yang berada di lokasi kejadian. Namun demikian, Polres Tulungagung terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif aksi bunuh diri ini.

"Motifnya masih kita selidiki. Untuk sementara korban meninggal karena minum racun," pungkasnya.

*Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.