Rabu, 17 Jun 2026 13:29 WIB

Hasil Analisa 3 Bocah Tewas di Bekas Galian C, Murni Tenggelam

Pemasangan garis polisi di kolam galian C yang menewaskan tiga bocah perempuan di Banyuwangi. (foto: Eko Purwanto/jatimnow.com).
Pemasangan garis polisi di kolam galian C yang menewaskan tiga bocah perempuan di Banyuwangi. (foto: Eko Purwanto/jatimnow.com).

jatimnow.com - tiga bocah yang masing-masing berinisial SF (5), SS (7), dan AK (8), tewas tenggelam di kolam tambang galian C, Dusun Tegalyasan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. Kepastian itu diperoleh hasil pemeriksaan dokter terhadap jasad ketiga bocah perempuan malang itu.

Dokter Puskesmas Sempu, dr. Faris Alima memaparkan rentang waktu kematian ketiga korban yang berbeda.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Korban pertama dan kedua (SF dan AK). Jadi kemungkinan tenggelamnya antara 2 hingga 4 jam dari kejadian. Diperkirakan waktu kematiannya jam empat sore (pukul 16.00 WIB) ya," ujarnya kepada jatimnow.com, Selasa (18/04/2023).

Ia memastikan kematian ketiga korban murni tenggelam, dan tidak ada indikasi kekerasan ataupun kematian yang disengaja.

Berdasarkan analisa lainnya menyebutkan jika ketiga korban sempat berupaya menyelamatkan diri namun gagal. Hal itu diperkuat dari tanda-tanda yang muncul pada jasad korban

"Dikuatkan dengan sejumlah tanda. Salah satunya lidah menjulur dan tergigit yang akhirnya keluar darah. Itu refleks orang normal yang berusaha mencari udara saat tenggelam," jelasnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Berbeda dengan dua bocah lain, Faris menyebut korban SS merupakan korban terlama yang tenggelam. Dikuatkan dengan adanya lebam mayat dari tubuh korban.

"Kalau korban ketiga (SS) kemungkinan yang paling lama. Karena sudah nampak lebam mayat dan sudah mulai keluar busa dari mulutnya maupun cairan dari kemaluannya," jelasnya.

Sebelumnya, tiga bocah perempuan tewas di tambang galian C di Dusun Tegalyasan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. Ketiganya tewas setelah tenggelam di salah satu kolam bekas galian, Senin (17/4/2023).

Baca Juga: Selfie Berujung Maut, 3 Bocah Perempuan Tewas Tenggelam di Waduk Lamongan

Ketiganya tercatat sebagai warga Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng.

Saat itu, polisi langsung melakukan penyelidikan atas tewasnya ketiga korban, dan memasang garis polisi di TKP.

"Masih kita selidiki dan sudah pasangi garis polisi di TKP Senin malam kemarin. Kita sudah memeriksa beberapa saksi dan akan memanggil pemilik tambang," ujar Kapolsek Sempu AKP Karyadi.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.