Sabtu, 20 Jun 2026 07:52 WIB

Kasespim Lemdiklat Polri Gelar Gadog Art Festival

Kasespim Lemdiklat Polri gelar Gadog Art Festival (Foto: Dok. Polri)
Kasespim Lemdiklat Polri gelar Gadog Art Festival (Foto: Dok. Polri)

jatimnow.com - Sespim Lemdiklat Polri, menggelar festival seni dan budaya bertema Gadog Art Festival di sekitar Gadog (sumber mata air) kawasan Sespim Lemdiklat Polri, Lembang.

Rangkaian Gadog Art Festival dimulai pada Sabtu (15/4), berlokasi di Kawasan Wisata Tangkuban Perahu.

Baca Juga: Mengenal IPDA Purnomo, Wisudawan Unitomo yang Wakafkan Hidup untuk ODGJ

Kasespim Lemdiklat Polri, Irjen Pol Prof. Dr Chyrsnanda DL mengawali rangkaian kegiatan dengan art perform, yaitu melukis dengan berbagai macam media, mulai kanvas, meja kayu, patung, dan pernak pernik kayu.

"Kemanusiaan, keteraturan sosial, dan peradaban merupakan keutamaan polisi dalam pemolisiannya. Seni budaya dan pariwisata merupakan pilarnya," terang mantan Dirlantas Polda Metro Jaya itu, Senin (17/4/2023).

Art Perform ini juga dikuratori salah seorang tokoh seni Jawa Barat, Isa Perkasa. Nantinya, karya seni ini juga akan dipamerkan di Gadog Art Festival, kawasan Sespim Lemdiklat Polri.

Menurut Kasespim, Gadog Art Festival nantinya akan menampilkan berbagai aktivitas kesenian dan budaya, seni rupa, seni tari, seni musik, seni instalasi dan kegiatan lain.

Baca Juga: Teror Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jember Desak Polri Usut Aktor Intelektual

Selain itu, kegiatan tersebut merupakan salah satu kemasan dari pemolisian melalui pendekatan seni, budaya dan pariwisata (Art Policing).

"Sarana mendekatkan polisi pada masyarakat salah satunya bisa melalui dunia seni dan budaya. Hal ini juga sebagai keperdulian kami dalam menjaga dan mengembangkan nilai nilai seni budaya lokal," terang dia.

Alumni Akpol 1989 ini menambahkan, art policing merupakan pemolisian dengan pendekatan seni budaya dan pariwisata membangun cooling system untuk menyadarkan, memberdayakan, dan mengcounter atas hal-hal yang kontra produktif dengan daya nalar atau logika yang waras agar kemanusiaan, keteraturan sosial, dan peradaban tetap terjaga.

Baca Juga: Awasi BBM! Pertamina Patra Niaga Rangkul Polri dan Hiswana Migas

Sementara Ketua Senat Sespim Dikreg 63, Kompol Nopta Histaris mengatakan, dengan Gadok Art Festoval ini juga bisa memberikan nilai nilai kepemimpinan dalam proses pemolisian masyarakat.

"Tidak hanya nilai seni dan budaya,tapi kami para siswa juga dapat edukasi terkait nilai nilai kemanusiaan dan sosial yang tersirat dari proses dan karya seni tersebut," ujar peraih penghargaan Gubernur Jatim dalam bidang layanan publik dengan inovasi MCT (Monitoring Tracking Cheklist) Ditlantas Polda Jatim itu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.