Kamis, 18 Jun 2026 02:09 WIB

Tampang Tiga Pelaku Pengeroyokan Pemuda Hingga Tewas di Sidoarjo

Ketiga tersangka pengeroyokan pemuda di Sidoarjo hingga tewas (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Ketiga tersangka pengeroyokan pemuda di Sidoarjo hingga tewas (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tiga pelaku pengeroyokan pemuda bernama Yudianto Pramono (25) hingga tewas diringkus Satreskrim Polresta Sidoarjo di rumahnya masing-masing.

Ketiga pelaku itu bernama Mohammad Fikri Alfahmi (25), Ferdian Agus Rohmat (27) dan Diki Fakhru (27), ketiganya warga Dusun Blijon, Desa Wedi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

Salah satu pelaku, Ferdian mengaku tidak kenal dan merasa gerak-gerik korban dinilai orang luar.

"Kita nggak ada yang kenal. Pas pertama minta tolong pinjam motor itu agak maksa. Terus saya bilang dia maling, karena wajahnya asing," ungkap Ferdian di hadapan polisi, Jumat (14/4/2023).

Pelaku lainnya, Fikri menjelaskan, dirinya dan Diki yang melihat korban dengan Ferdian berkelahi, lantaran korban tidak terima disebut sebagai maling motor.

"Saya sempat melerai. Tapi karena Ferdian bilang kalau dia (korban) adalah maling, akhirnya saya juga ikut memukulinya sama Diki," tutur Fikri.

Sementara Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menerangkan, sekujur tubuh korban ada luka lebam akibat pengeroyokan yang dilakukan tiga tersangka.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Kematian korban disebabkan karena pendarahan di kepala cukup parah, diduga akibat pengeroyokan yang dilakukan ketiga tersangka," terang Kusumo.

Menurut Kusumo, tempat tinggal korban dan ketiga tersangka tidak jauh, hanya berbeda rukun tetangga (RT).

Dulunya, korban bertempat tinggal di dekat TKP. Namun sempat pindah ke Malang dan kembali lagi ke Dusun Blijon, Desa Wedi, Kecamatan Gedangan.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Kusumo menyebut, kesalahpahaman antara korban dan pelaku terjadi karena korban berniat meminjam motor di sekitar TKP.

Namun, teman yang dikenalnya sudah tidak tinggal lagi di kawasan tersebut, sehingga saat hendak meminjam motor di warkop, di lokasi kejadian. Akhirnya terjadi kesalahpahaman antara pelaku Ferdian dan korban.

"Kalau soal apakah pelaku terindikasi alkohol, kami pastikan tidak di saat kejadian," pungkas Kusumo.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.