Sabtu, 20 Jun 2026 22:25 WIB

Menelaah Pesan dan Arah Politik Bupati Sumenep di Pemilu 2024

Ahmad Fauzi bersama anak Yatim di Sumenep (Dok jatimnow.com)
Ahmad Fauzi bersama anak Yatim di Sumenep (Dok jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Sumenep, Achmad Fauzi di berbagai kesempatan menutup pidatomya dengan kalimat ‘dari Sumenep untuk Madura, dari Madura untuk Jawa Timur’. Lalu, apakah ada pesan politik di balik pernyataan tersebut?

Dekan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam, menyebut pernyataan itu dinilai sebagai isyarat kesiapan Fauzi menjadi pemimpin di level yang lebih tinggi. Salah satunya adalah di provinsi Jawa Timur pada Pemilu 2024 mendatang.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

"Dari kata-kata itu menunjukkan kesiapan untuk memimpin di level Jatim,” katanya, Selasa (11/4/2023).

Menurut Surokim, untuk naik level menjadi Calon Gubernur (Cagub) atau Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jatim, Fauzi akan bekerja keras membangun wilayah Sumenep agar lebih maju. Pasalnya, prestasi itu menjadi tolok ukur untuk naik dalam jenjang kepemimpinan yang lebih tinggi.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

"Dan menjadikan Sumenep sebagai pijakan prestasi dalam memimpin daerah," imbuh peneliti Surabaya Survey Center (SSC) itu.

Surokim juga menjelaskan, intuisi politik untuk naik level ke jenjang lebih tinggi itu dianggap wajar. Pasalnya, selama ini wilayah Madura cukup luas, sehingga paling tidak, layak ada salah satu tokohnya yang menjadi pemimpin Jatim.

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

Dengan begitu, kesempatan untuk mendongkrak perekonomian di Madura akan lebih terbuka. Pembangunan itu akan dimulai dari sisi timur, yakni wilayah Sumenep, yang selama ini terus menggeliat dan ekonominya bangkit pasca pandemi.

"Beliau ingin orang luar memandang kemajuan sumenep sebagai sentrum Madura yang bisa dijadikan sbg benchmark dan role model pembangunan Jatim," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.