Selasa, 16 Jun 2026 04:02 WIB

Gangster di Sidoarjo Kembali Berulah, Hajar Pemuda Hingga Kepala Bocor

Kepala korban harus dijahit akibat pengeroyokan gangster. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Kepala korban harus dijahit akibat pengeroyokan gangster. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - BW (17) warga Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo menjadi korban penganiayaan gerombolan gangster di Jalan Bangsri, Sukodono.

Gerombolan itu melakukan penganiayaan pada Kamis (6/4/2023) dini hari lalu. Gangster itu yang diduga akan tawuran di Sukodono mencari lawannya dengan bersenjatakan gir motor, selang besi dan senjata tajam.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

BW mengatakan, waktu itu dirinya perjalanan pulang setelah dari rumah temannya. Saat itu dia dibonceng RM (16).

Tiba di Jalan Bangsri, dirinya melihat teman perempuannya dicegat gerombolan gangster dengan memakai motor berjumlah sekitar 20 orang.

"Saya lihat teman perempuan saya dicegat. Saat itu saya dan RM tidak langsung nyamperin, tapi saya bermaksud agak jauh berhenti untuk menelepon teman saya yang lain maksud saya memastikan apakah benar itu teman perempuan saya," kata BW kepada wartawan, Senin (10/4/2023).

Saat menelepon temannya, BW yang dibonceng RM didatangi gerombolan gangster tersebut. Kemudian ditarik hingga terjatuh dari motor dan menghajarnya.

Baca Juga: 4 Oknum Aremania Ditetapkan Tersangka Pengeroyokan Wisatawan Surabaya di Malang

"Karena saya dibonceng, saya saat itu ditarik hingga jatuh. RM berhasil lolos menggunakan motor saya nyari bantuan warga. Saya dihajar habis-habisan dengan ditendang, dipukul tangan, dipukul gir, dan selang besi juga disabetkan," jelasnya.

Menurut BW, saat dihajar itu dia dituduh oleh gerombolan itu sebagai orangnya Ilham. Bahkan ia juga akan diceburkan ke sungai namun warga datang mengusir gerombolan itu dan menolongnya ke klinik.

Akibat penganiayaan itu, BW mengalami luka menganga sehingga mendapatkan tiga jahitan di kepala, lebam di mata dan memar di beberapa bagian tubuh.

Baca Juga: Rombongan Wisatawan Surabaya Dikeroyok di Malang, Mobil Dirusak dan 6 Orang Terluka

Orang tua BW dan RM kemudian sepakat untuk melaporkan peristiwa tersebut ke Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Sidoarjo, Iptu Tri Novi Handono menjelaskan, peristiwa tersebut telah dilaporkan korban.

"Ya. Korban sudah melapor," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.