Rombongan Wisatawan Surabaya Dikeroyok di Malang, Mobil Dirusak dan 6 Orang Terluka
- Penulis : Avirista Midaada
- | Selasa, 05 Mei 2026 16:00 WIB
jatimnow.com - Dugaan pengeroyokan dan pengerusakan oleh puluhan orang tak dikenal dialami rombongan wisatawan asal Surabaya di villa kawasan Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.
Baca Juga: Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan wisatawan asal Surabaya mengendarai enam unit mobil hingga elf. Mereka menyewa villa dan berwisata di Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, hingga diduga menerima tindakan pengeroyokan dan pengerusakan. Polisi menerima laporan itu pada Selasa dini hari (5/5/2026).
Terlihat dari video yang beredar, ada puluhan orang yang mendatangi lokasi wisata. Beberapa pelaku mengenakan pakaian hitam dan helm langsung memasuki villa tempat rombongan wisatawan menginap.
Sejumlah wisatawan yang didominasi laki-laki itu mengalami luka akibat sayatan benda tumpul dan benda tajam. Tak hanya itu, ada tiga kendaraan kendaraan yang dirusak oleh pelaku. Selain rusak di beberapa bagian, kendaraan juga dicoret dengan tulisan 'Bonek J*****'.
Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar mengonfirmasi dugaan pengeroyokan dan pengerusakan ini. Saat itu petugas dari Polsek Tirtoyudo dan tim Satreskrim Polres Malang langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP).
"Petugas segera mendatangi TKP setelah menerima laporan untuk melakukan penanganan awal dan pengamanan situasi," kata Bambang Subinanjar, saat dikonfirmasi pada Selasa siang (5/4/2026).
Dari hasil olah TKP dan identifikasi awal, diketahui ada enam unit kendaraan roda empat yang dinaiki rombongan wisatawan asal Surabaya mengalami kerusakan. Sedangkan enam wisatawan mengalami luka-luka.
Baca Juga: Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang
"Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, di antaranya balok kayu, batu, serta botol minuman keras yang diduga digunakan saat peristiwa berlangsung," terangnya.
Pihaknya masih menyelidiki kasus pengeroyokan dan pengerusakan ini, termasuk dugaan oknum Aremania yang melakukan pengerusakan. Sebab ada beberapa indikasi, salah satunya adanya coretan 'Bonek J*****' di mobil tersebut, termasuk ada atribut mengarah ke suporter tertentu dari video terduga pelaku pengerusakan.
"Peristiwa ini masih dalam tahap penyelidikan. Apakah berkaitan dengan oknum suporter masih dalam penyelidikan, ini kami masih di TKP. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk memastikan kronologi secara utuh," ucapnya.
Sementara itu, rombongan wisatawan yang mengalami insiden pengeroyokan itu kini dikawal oleh kepolisian meninggalkan lokasi.
Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan mempercayakan penanganan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” tuturnya.
Di sisi lain, Koordinator Presidium Aremania Ali Rifki menegaskan, tidak mentoleransi bentuk kekerasan yang dilakukan oleh oknum Aremania. Ia meminta kepolisian juga tegas menindak terduga pelaku dari suporter, baik itu dari Aremania maupun dari Bonek.
"Kepada Polda Jatim semua kasus kriminalitas yang diperbuat suporter baik Aremania maupun Bonek mohon ditindak tegas, akibat tidak ada penindakan tegas. Maka terus terusan terjadi aksi yang seenaknya sendiri. Jangan ada yang dilindungi," ujar Ali Rifki.
Editor : Yanuar D