Selasa, 16 Jun 2026 10:20 WIB

3 Rekomendasi Wisata Religi di Sumenep, Bisa untuk Ngabuburit

Masjid Agung Sumenep. (Foto-foto: internet)
Masjid Agung Sumenep. (Foto-foto: internet)

jatimnow.com - Berbagai wisata religi di Kabupaten Sumenep Jawa Timur bisa dikunjungi wisatawan selama bulan Ramadan. Mereka bisa menghabiskan waktu menikmati wisata religi untuk mengisi ngabuburit.

Biasanya, wisatawan akan berziarah kubur dan menikmati pemandangan di tempat-tempat bersejarah di ujung timur pulau Madura itu.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Beberapa wisata religi populer di Sumenep:

1. Asta Tinggi Sumenep

Asta Tinggi berada di Kecamatan Kota Sumenep. Bangunan itu merupakan salah satu tempat peristirahatan terakhir raja-raja dan keluarga bangsawan Keraton Sumenep. Makam ini dibangun pada abad ke-17 dan diselesaikan setelah tiga generasi.

Untuk diketahui, nama Asta Tinggi sebenarnya berasal dari bahasa Madura. Artinya adalah makam para Pangradja atau para Pembesar Kerajaan. Nama Asta Tinggi dipakai sebagai nama jalan di sekitar makam itu.

2. Asta Sayyid Yusuf Talango

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

Di Kabupaten Sumenep juga terdapat Asta Sayyid Yusuf. Letaknya di Kepulauan Poteran, Kecamatan Talango. Sebagian masyarakat menamakan tempat itu dengan Asta Sayyid Yusuf Talango.

Asta Sayyid Yusuf adalah makam seorang ulama sufi bernama Syekh Yusuf al-Makassari yang dikenal sebagai mursyid atau pembimbing tarekat Khalwatiyah.

3. Masjid Agung Sumenep

Baca Juga: Sumenep Geger, Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pantai Kahuripan

Masjid Agung Sumenep adalah salah satu wisata religi yang sangat populer di Sumenep. Bangunan itu didirikan pada 1779 masehi dan memiliki makna filosofis pada setiap sudut bangunannya.

Saat awal berdiri, masjid ini dinamakan Masjid Jami’. Bangunan ini sendiri memiliki unsur budaya yang beragam dalam rancang bangunannya, yakni budaya Persia, Arab, India, Cina, dan Jawa.

Pola eklektis tersebut merepresentasikan keberagaman etnis yang tinggal di pulau berpenghasil garam tersebut.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.