Rabu, 17 Jun 2026 13:01 WIB

KIB dan KIR Proyeksikan Koalisi Kebangsaan, PDIP Disebut Dijadwalkan Bergabung

Ketum PAN Zulkifli Hasan di Kantor DPW PAN Jatim (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Ketum PAN Zulkifli Hasan di Kantor DPW PAN Jatim (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) belum memutuskan siapa calon presiden (capres) yang akan diusung dalam rencana koalisi besar pada Pilpres 2024.

Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan, rencana koalisi besar itu akan dinamai dengan Koalisi Kebangsaan. Terdiri dari KIB (Golkar, PAN, PPP) dan Koalisi Infonesia Raya (KIR) terdiri dari Gerindra, PKB serta PDI Perjuangan (PDIP).

Baca Juga: PDIP Lamongan Siapkan Dirham Akbar Aksara di Bursa Pilbup 2029

"KIB Koalisi Indonesia Bersatu, Golkar, PAN, PPP sedang berusaha lagi pembicaraan agar bisa membuat Koalisi Kebangsaan, koalisi yang komitmen kebangsaan dengan Gerindra, PKB, tentu juga dengan PDI Perjuangan," ujar Zulhas di Kantor DPW PAN Jatim, Jalan Darmokali Nomor 5C, Surabaya, Jumat (7/4/2023) petang.

Zulhas mengungkapkan bahwa besok dirinya akan bertemu dengan Ketua Umum (Ketum) Gerindra Prabowo Subianto. Namun dia tidak menyampaikan materi pertemuan tersebut.

"Ya nanti ketemu dulu, koalisi jadi, baru nanti ditunjuk siapa capresnya, siapa wapresnya gitu lo," ungkap Zulhas.

Diketahui, masuknya PDIP dalam Koalisi Kebangsaan juga bukan cuma-cuma. Partai berlambang banteng moncong putih itu menawarkan diri sebagai calon presiden.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

"Ya kan ngomong dulu," ucap Zulhas.

Sementara Ketua PAN Jatim, Riski Sadig menyebut, di Jawa Timur kondisi partainya cukup kokoh. Ia optimis dalam Pileg 2024, PAN memiliki 11 kursi di DPR.

Riski mengaku, hingga hari ini simpul-simpul relawan PAN makin bertambah, baik dari kalangan Nahdliyin hingga tokoh-tokoh millenial seperti Tomliwafa.

Baca Juga: Usai Dilantik, Ketua DPRD Surabaya Fokus Perkuat Komunikasi dan Serap Aspirasi

"Respon masyarakat dan para kiai dan petinggi, termasuk keluarga besar Muhammadiyah juga mendukung, dan ini salah satu modal di DPW PAN Jatim untuk memberikan slot seluas-luasnya kepada organisasi perwakilan manapun untuk mengisi slot yang ada," papar Riski.

Bahkan riski percaya diri, kondisi PAN saat ini lebih baik dari partai-partai ditingkat regional lainnya.

"Alhamdulillah sampai hari ini cukup menjadi barometer, cukup menjadi standart pengelolaan partai di tingkat nasional dengan DPW yang lain, semoga ini ada korelasinya," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.