Jumat, 19 Jun 2026 18:07 WIB

Produsen Arak Digerebek Polres Kediri, Barang Bukti Bikin Geleng Kepala

Penggerebekan rumah warga penjual miras. (Foto : Polres Kediri for jatimnow.com)
Penggerebekan rumah warga penjual miras. (Foto : Polres Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim Resmob Polres Kediri menggerebek sebuah rumah di Desa Janti, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Hasilnya, polisi menemukan puluhan jerigen berisi arak bekonang di rumah MAM (49).

Pria tersebut diduga mengemas ulang dan menjual minuman keras jenis arak bekonang dalam bentuk botol-botol plastik air mineral.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra mengatakan penggerebekan rumah MAM berawal dari informasi masyarakat, yang resah dengan aktivitas warganya itu.

"Masyarakat resah dengan aktivitas MAM yang menjual minuman keras," katanya, Rabu (5/4/2023).

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Resmob Polres Kediri mendatangi lokasi rumah MAM. Di rumah itu, petugas mendapati ratusan botol dan puluhan jerigen berisi arak bekonang.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Informasi tersebut benar dan ditemukan barang bukti miras arak bekonang," lanjutnya.

Hasil penggerebekan itu, tim menyita barang bukti berupa empat botol klutuk ukuran 1.500 mililiter, sembilan botol besar arak bekonang ukuran 1.500 mililiter, sembilan botol kecil arak bekonang ukuran 600 mililiter, dan 25 botol besar kosong ukuran 1.500 mililiter.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Ditemukan pula 25 botol kecil kosong ukuran 600 mililiter, satu galon kosong, satu drum besar warna biru, 25 tutup botol kecil ukuran 600 mililiter, 25 tutup botol besar ukuran 600 mililiter, dua teko warna putih, 40 jerigen berisi arak bekonang dan satu selang air warna bening.

"Untuk MAM kita amankan dan juga dimintai keterangan guna pemeriksaan lebih lanjut," tandasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.