Jumat, 19 Jun 2026 20:01 WIB

Baznas, Gubernur Jatim dan Bupati Ponorogo Santuni 1000 Anak Yatim

Baznas, Gubernur Jatim dan Bupati Ponorogo santuni 1000 anak yatim di Bumi Reog (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Baznas, Gubernur Jatim dan Bupati Ponorogo santuni 1000 anak yatim di Bumi Reog (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - 1000 anak yatim di Ponorogo mendapat santunan dari Badan Amil Zakat (Baznas) Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Sugiri Sancoko.

Santunan dilakukan di Pendopo Ponorogo, Senin (3/4/2023). Dengan menghadirkan 1000 anak yatim langsung di Pendopo Ponorogo.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

1000 anak yatim terlihat sumringah, lantaran mereka mendapatkan tas berisi lengkap alat sekolah, juga uang saku.

Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada 50 anak. Berturut-turut penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita, Ketua Baznas Jatim Muhammad Roziqi.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada para anak yatim yang hadir berpesan agar mereka berani memiliki cita-cita setinggi tingginya. Seperti pesan Bung Karno: "Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang".

"Anak-anakku semua, siapa yang disini ingin menjadi bupati? Siapa yang di sini ingin menjadi gubernur? Ini bulan ramadhan. Semoga cita-cita anak-anakku sekalian diijabah oleh Allah SWT," ungkap Khofifah.

Khofifah mengatakan, untuk meraih cita-cita tersebut, maka anak-anak harus optimis dan berusaha dengan belajar yang tekun dan sungguh-sungguh. Serta, yang tidak kalah penting adalah terus berdoa dan beribadah kepada Allah SWT.

"Belajarnya yang serius, dan yang tidak kalah penting doa dan ibadahnya jangan sampai putus. Ya belajar, ya ngaji, ya sholat. Tadi saya tanya sudah banyak yang khatam Al Qur'an. Semoga anak-anakku semua jadi anak yang sholeh dan sholehah, cita-citanya semua dikabulkan Allah SWT. Aamin Ya Rabbal Alamin," jelas dia.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga memanggil beberapa anak untuk maju ke depan dan memintanya membaca hafalan surat pendek. Usai membaca surat pendek tersebut, Khofifah lantas memberikan hadiah berupa sarung.

"Gimana puasanya nak? Mudah-mudahan puasanya bisa full, mudah-mudahan ibadah kita di bulan ramadhan ini diterima Allah SWT. Dan dianugerahi Allah sehat lahirnya, sehat batinnya, sehat dompetnya," ungkapnya saat berdialog langsung dengan salah satu anak yatim yang hadir, diamini semua yang hadir.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Ketua Baznas Jatim, Muhammad Roziqi menjelaskan bahwa saat ini pihaknya membagikan santunan bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.

"Ponorogo merupakan safari ramadhan yang keempat. Pertama di Kabupaten Gresik menyantuni 1000 anak yatim, kedua di Kabupaten Tuban menyantuni 2000 anak yatim," terangnya.

Di Sumenep ada 500 anak yatim disantuni.

"Ini di Ponorogo juga 1000 anak yatim yang kami santuni," ujar Roziqi.

Dia menjelaskan, hal ini merupakan safari rutin selama ramadan. Untuk tahun ini ada 9 titik safari ramadan. Di mana yang pada Tahun 2022 lalu sudah pernah didatangi, tahun ini tidak dijadwalkan.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Kami nerhatap mudah-mudahkan anak-nak mendoakan jatim aman tentram. Termasuk Ponorogo menjadi Kanupaten terbaik di Jatim," tegasnya.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyampaikan terimakasih atas kehadiran Gubernur Khofifah di Bumi Reog.

"Ini merupakan bentuk perhatian Ibu Gubernur terhadap masyarakat Ponorogo. Bahwa dari Ponorogo kita membangun peradaban. Setiap hari ketika keliling pada pasar ramadan. Ini Baznas bersama Ibu Gubernur santuni 1000 anak yatim," bebernya.

Salah satu anak penerima santunan, Yuni mengaku senang mendapat bantuan tersebut, karena sangat berguna untuk sekolahnya.

"Terimakasih kepada Ibu Gubernur atas bantuannya. Tasnya bisa saya pakai untuk sekolah. Semoga Jatim dan Ponorogo semakin maju," pungkas siswi kelas VII MTS Negeri 1 Ponorogo itu. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.