Jumat, 19 Jun 2026 07:52 WIB

Hadiri Safari Ramadan, Novita Hardini Senang Angka Perkawinan Usia Anak di Pule Terus Turun

  • Penulis :
  • | Kamis, 30 Mar 2023 12:52 WIB
Ketua TP PKK Trenggalek, Novita Hardini saat menghadiri safari ramadan. (Foto: Dok. Kominfo Trenggalek)
Ketua TP PKK Trenggalek, Novita Hardini saat menghadiri safari ramadan. (Foto: Dok. Kominfo Trenggalek)

jatimnow.com - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini bersama jajaran menghadiri safari Ramadan di Musala Al Kautsar, Desa Joho, Kecamatan Pule.

Dalam sambutannya, Novita menaruh atensi positif terhadap upaya penurunan perkawinan usia anak di wilayah Kecamatan Pule. Istri Bupati Trenggalek ini juga mengapresiasi angka tersebut dapat terus turun dari semula 14 persen hingga kini hanya di angka sekitar 3 persen.

Baca Juga: Wabup Syah Serahkan Sapi Kurban Prabowo di Trenggalek, Dibeli dari Pogalan

Perempuan cantik ini menyebut keberhasilan upaya tersebut berkat sinergi yang baik antara jajaran Forkopimcam setempat bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Pule yang terus mengawal penurunan perkawinan usia anak di wilayah Pule secara maksimal.

Baca Juga: Bupati Trenggalek Harap Koperasi Merah Putih Berjalan Sesuai Harapan Prabowo


"Selamat kepada Kecamatan Pule, karena saya dengar Kepala KUA nya di sini keren banget. Karena angka pernikahan usia anak dari 14 persen sekarang menjadi hanya 3 koma sekian persen," ujarnya, Kamis (30/3/2023).

Menurutnya, upaya menekan perkawinan usia anak tersebut menjadi bagian penting dari penurunan stunting di Kabupaten Trenggalek. Lebih lanjut, Novita berharap upaya ini terus berlanjut dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak sehingga harapan kedepan desa 0 perkawinan usia anak bisa terwujud di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek.

Baca Juga: Gema Takbir di Trenggalek, Bupati Ajak Warga Membaca Sayyidul Istigfar

"Semoga tidak ada lagi perkawinan usia anak di Kabupaten Trenggalek," pungkasnya.

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.