Kamis, 18 Jun 2026 03:02 WIB

Pemkot Pasang Road Barrier di Jalan Alun-Alun Kota Pasuruan, Rapikan Parkir dan PKL

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 29 Mar 2023 15:26 WIB
Road barrier yang dipasang di jalan Alun-Alun Kota Pasuruan. (Foto: Mochamad Rois/jatimnow.com)
Road barrier yang dipasang di jalan Alun-Alun Kota Pasuruan. (Foto: Mochamad Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan memasang road barier di seputaran Alun-Alun Kota Pasuruan. Hal itu dilakukan dalam rangka upaya Pemkot melakukan penataan para pedagang kaki lima (PKL) dan tempat parkir agar tidak mengganggu keindahan dan ketertiban.

Terlihat road barier yang terpasang 6 meter sampai 7 meter berjarak dari trotoar alun-alun. Road barier itu seperti digunakan sebagai pembatas anatara jalan raya dan para PKL dan parkir yang ditarik menjauh sedikit dari trotoar alun-alun.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Sosialisasikan Parkir Non Tunai di Taman Bungkul dan Taman Apsari

"Road barrier dipasang dari sisi utara, timur hingga selatan alun-alun," jelas Kepala Dinas PUPR Pemkot Pasuruan, Gustav Purwoko, di alun-alun, Rabu (29/3/2023).

Pemasangan road barrier yang dimulai pada Selasa (28/3) kemarin itu pun disambut positif para PKL. Salah satu pedagang sosis bakar mengatakan suasana alun-alun saat ini lebih nyaman dibanding sebelumnya.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

"Iya, ini lebih nyaman sekarang. Tapi ya mungkin saja masih ada perubahan. Katanya kan terus disimulasikan, belum tahu kedepannya," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Pasuruan, Gus Ipul dalam keterangannya mengatakan upaya simulasi ini dilakukan untuk mencari hal yang terbaik untuk penataan PKL dan parkir Alun-Alun Kota.

Baca Juga: Jalani Penilaian Adipura, Satpol PP Tulungagung Sterilkan PKL

"Memang tidak mudah, tapi kita harus cari cara dan setidak-tidaknya membuat semua lebih menikmati keindahan hasil revitalisasi alun-alun. Mulai pedagang yang punya usaha di ruko-ruko atau di tempat usaha lain di alun-alun, maupun PKL, parkir dan juga pengunjung," jelas Gus Ipul.



Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.