Jumat, 19 Jun 2026 09:37 WIB

Ratusan Lansia Ikuti Pesantren Kilat Ramadan di Jombang, Sejuknya...

Para lansia saat mengikuti pesantren kilat di Jombang (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Para lansia saat mengikuti pesantren kilat di Jombang (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan lansia dari sejumlah daerah antusias mengikuti pesantren kilat di Masjid Roudlotul Arifin Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Selama ramadan, mereka mengikuti pondok pesantren kilat itu, untuk menjalankan ibadah lebih tenang dan khusyuk serta memperdalam ilmu agama.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Selama mengikuti kegiatan itu, sehari-hari para lansia menjalani aktivitas berupa ngaji kitab, tadarus, hingga yang paling disukai adalah salat tarawih yang cukup lama.

Maryami, salah satu lansia yang mengikuti pesantren kilat ini menjelaskan, kegiatan pesantren kilat ini diikuti ratusan lansia. Para lansia ini akan menjadi santri dan menginap hingga 20 hari ke depan.

"Nginap di masjid, selama 20 hari ke depan. Ya kegiatannya cuman kegiatan keagamaan," ungkap Maryami, Rabu (29/3/2023).

Dia mengaku sengaja mengikuti kegiatan pesantren kilat itu, agar lebih tenang dalam menjalankan ibadah selama bulan suci ramadan.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Pengen ibadah lebih tenang di rumah banyak gangguan banyak kerjaan. Kalau di sini tenang, tidur makan salat ngaji, sampai Nuzulul Qur'an nanti baru pulang," jelasnya.

Sementara Mukhlisin, pengurus Masjid Roudlotul Arifin mengatakan, dari data yang dimilikinya, terdapat 180 lansia dari berbagai daerah yang mengikuti kegiatan pesantren kilat.

Baca Juga: Foto: Forum Wartawan Surabaya Berbagi Kebahagiaan dengan Lansia

"Untuk yang putra cuman 6 orang, dan lainnya perempuan. Mereka berasal dari lokal saja. Kayak Nganjuk, Kediri, Lamongan," paparnya.

Ia mengaku, kegiatan para lansia yang nyantri ini sehari-hari, mengikuti pengajian, tadarus dan yang paling disukai yakni salat tarawih yang lama.

"Kegiatannya pengajian pagi sama sore, terus salat tarawih yang lama sampai jam 9, itu yang paling diminati santri lansia," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.