Jumat, 19 Jun 2026 17:29 WIB

Tekan Stunting, DKPP Kota Mojokerto Beri Edukasi dan Bantuan

  • Penulis : Advertorial
  • | Selasa, 28 Mar 2023 16:04 WIB
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memberikan bantuan. (Foto-foto: Vandi for jatimnow.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memberikan bantuan. (Foto-foto: Vandi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto menggelar edukasi dan bantuan kepada orang tua yang anaknya mengalami stunting.

Edukasi dan bantuan itu diberikan langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat.

Baca Juga: AceKid Masuk Indonesia, Usung Susu Formula dari Susu Segar

"Meski belum bisa kita hadirkan semua, semoga kedepan bisa kita hadirkan di lain kesempatan sehingga semua orangtua yang memiliki balita stunting bisa mendapatkan edukasi dan bantuan seperti ini," kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Selasa (28/3/2023).

Ia menambahkan, terpenting dalam mencukupi asupan gizi dan nutrisi bagi balita stunting adalah pola ketelatenan dalam mengasuh. Mengingat kasus balita stunting biasanya disebabkan karena ketidaktelatenan orang tua.

"Balita itu sudah ada standar pemenuhan nutrisinya, nah biasanya banyak orangtua yang tidak telaten. Poin pentingnya ada pada ketelatenan, kesabaran orangtua. Makanya kami berikan edukasi seperti ini," papar wanita yang akrab disapa Ning Ita ini.

Sementara itu, Plt Kepala DKPP Kota Mojokerto, Mochammad Hekamarta Fanani menjelaskan, edukasi ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, aktif, dan produktif.

Baca Juga: Cargill Perkuat Gizi dan Ekonomi Warga di Jawa Timur

"Kegiatan ini merupakan tindaklanjut komitmen bersama seluruh stakeholder dan masyarakat dalam rangka percepatan penurunan stunting di Kota Mojokerto," jelasnya.

Menurut Heka, Pemkot Mojokerto dan masyarakat harus selalu bersinergi, berkoordinasi, bekerjasama baik lintas sektor, lintas kegiatan, lintas program yang terintegrasi untuk mewujudkan zero sunting di Kota Mojokerto.

"Ini dalam rangka mendukung program prioritas ibu Wali Kota Mojokerto, yang diharapkan tahun 2024 sudah tidak ada lagi anak stunting di Kota Mojokerto," tuturnya.

Turut dihadirkan sebagai Narasumber dalam kegiatan ini, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesppkb) Kota Mojokerto dr. Farida Mariana M.Kes.

Baca Juga: 80 Persen Anak Indonesia Masih Defisit Protein Hewani

Sebagai informasi, selama ini Pemkot Mojokerto terus berupaya menurunkan angka stunting melalui berbagai program, diantaranya GEMPA GENTING yang merupakan akronim Segenggam Sampah Gawe Atasi Stunting.

DASHAT yang merupakan akronim dari Dapur Sehat Atasi Stunting, serta CANTING GULO MOJO akronim dari Cegah Stunting Gerak Unggul Pemberdayaan Masyarakat Kota Mojokerto.

Melalui berbagai program tersebut, berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Balita Berbasis Masyarakat (EPPGBM) angka prevalensi stunting Kota Mojokerto tahun 2022 hanya tinggal 3,12 persen. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.