Rabu, 17 Jun 2026 19:04 WIB

Disebut Bagi-bagi Uang Pada Jamaah di Masjid, Said Abdullah Beri Penjelasan

  • Penulis :
  • | Senin, 27 Mar 2023 14:45 WIB
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah (Foto: Dok. jatimnow.com)
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Video pembagian amplop bertuliskan PDI Perjuangan dengan foto Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah dan Bupati Sumenep Achmad Fauzi viral di media sosial (medsos).

Dari video dan foto yang beredar, setiap amplop diduga berisi uang Rp300 ribu. Peristiwa itu salah satunya diposting akun Twitter @PartaiSocmed.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

"Mulai sekarang kami berjanji akan rajin taraweh di Sumenep. Cc: @bawaslu_RI," tulis akun @PartaiSocmed sembari menyertakan foto amplop berisi uang Rp300 ribu tersebut.

Sementara informasi yang diperoleh jatimnow.com, kegiatan itu berlangsung di Masjid Abdullah Sychan Baghraf. Masjid ini dibangun gotong royong oleh Said Abdullah, yang memang asli Sumenep, Madura.

Terkait itu, Said Abdullah memberikan klarifikasinya. Dia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan itu bukan money politics.

"Bantuan 175 ribu paket sembako ini jelas masih kurang jumlahnya jika dibandingkan dengan jumlah rumah tangga miskin se-Madura," kata Said dalam keterangannya dikutip dari kumparan.com, Senin (27/3/2023).

"Pada kesempatan ini saya juga perlu menjelaskan ke media massa, seperti di-framing oleh sebuah akun anonim di media sosial, kami membagikan uang ke warga Madura," tambahnya.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Postingan akun Twitter @PartaiSocmedPostingan akun Twitter @PartaiSocmed

Said mengaku, dia dan para pengurus cabang PDI Perjuangan se-Madura rutin membagikan sembako dan uang kepada warga fakir miskin. Uang itu, katanya diniatkan sebagai zakat mal.

"Dan hal itu rutin saya lakukan setiap tahun sejak 2006. Bahkan jika ada rezeki berlebih, malah ingin rasanya kami berzakat lebih banyak menjangkau kaum fakir miskin," papar Said.

Said menegaskan, apabila hal itu dikaitkan dengan money politics, tentu itu salah. Dia juga menjelaskan, setiap reses, para anggota DPR selalu mendapatkan uang dan uang itulah yang dia bagikan dalam bentuk sembako.

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Tebar Kurban untuk Warga Surabaya dan Sidoarjo

"Jadi kalau itu dikesankan money politics tentu salah alamat. Saya perlu sampaikan seterang-terangnya, setiap reses saya menerima uang reses selaku anggota DPR. Uang itu saya bagikan sepenuhnya ke rakyat dalam bentuk bantuan sembako, dan itu bagian dari akuntabilitas publik yang harus saya lakukan," tutur Said.

Selain itu, Said menjelaskan mengapa ada logo PDIP di dalam amplop yang diberikan. Dia mengatakan, hal itu dikarenakan para kader bergotong royong untuk memberikan bantuan itu.

"Kegiatan ini kami lakukan di luar masa kampanye yang diatur oleh KPU. Jadi jangan digiring ke arah sana. Saya sangat paham apa yang harus kami patuhi sebagai caleg di masa kampanye. Jangankan masa kampanye, caleg saja saat ini belum ditetapkan oleh KPU," tandas Said.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.