Selasa, 16 Jun 2026 14:09 WIB

Diduga Prostitusi Terselubung, Satpol PP Bangkalan Bongkar Lima Kios di Terminal Bancaran

jatimnow.com - Satpol PP Bangkalan melakukan penertiban sejumlah kios di dalam area Terminal Bancaran. Sebab di tempat tersebut diduga dijadikan area prostitusi terselubung.

Kepala Satpol PP Bangkalan mengatakan penertiban dilakukan karena adanya laporan masyarakat yang mengeluhkan adanya aktivitas prostitusi terselubung. Atas laporan itu, pihaknya kemudian melakukan penutupan kios karena sudah tidak berfungsi dengan baik.

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

"Kami tutup karena memang melakukan kegiatan usaha yang melanggar aturan. Kami tidak menghalangi siapapun melakukan usaha selama itu positif," ujarnya, Sabtu (25/3/2023).

Sementara itu, perwakilan pondok pesantren Sebanih, Bangkalan, Muhammad Khalid Mahsus mengatakan dirinya telah lama terganggu dengan adanya aktivitas tersebut. Akibat adanya prostitusi terselubung itu membuat warga di luar Bangkalan mengetahui dan mengenalinya.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

"Hal ini mencoreng nama baik Bangkalan. Kegiatan (prostitusi) di kios-kios ini juga sudah tidak sesuai dengan norma agama, maupun norma masyarakat serta melanggar aturan pemerintah," imbuhnya.

Ia berharap, kegiatan prostitusi tidak ada lagi di Bangkalan. Tak hanya pada bulan Ramadan tapi selamanya. Pihaknya juga akan mengawasi tempat tersebut bersama masyarakat sekitar.

Baca Juga: Balai Pemuda, Surat Pengosongan, dan Teori Pintu Terbuka

Diketahui, Terminal Bancaran telah lama tidak beroperasi. Kondisi sepi itulah yang dimanfaatkan sejumlah orang untuk membuka praktik prostitusi di tempat tersebut. Tak hanya menyediakan PSK, di dalam kios-kios juga menyediakan minuman keras.

Saat malam hari, area luas terminal itu sering disinggahi truk-truk dari berbagai daerah yang hendak menuju ke kota lain. Biasanya pengemudi memarkirkan truknya di dalam terminal tersebut.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.