Jumat, 19 Jun 2026 05:16 WIB

Ya Ampun.....Wanita di Bangkalan Produksi Miras, Barang Bukti Bikin Kaget

Sejumlah pelaku yang terjaring operasi pekat diamankan dalam rilis di Polres Bangkalan. (foto: Humas Polres Bangkalan for jatimnow.com)
Sejumlah pelaku yang terjaring operasi pekat diamankan dalam rilis di Polres Bangkalan. (foto: Humas Polres Bangkalan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Operasi Pekat yang dilakukan anggota Satreskrim Polres Bangkalan cukup mengejutkan. Di mana seorang wanita diamankan lantaran memiliki ratusan botol miras oplosan siap edar.

Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono mengatakan bahwa pihaknya mengamankan 234 botol miras dalam berbagai ukuran. Ratusan miras tersebut dikemas dengan botol plastik dan kaca.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

"Petugas sudah mengamankan 234 botol miras oplosan dengan rincian, 167 dalam botol plastik ukuran 600 ml, 42 buah miras botol kaca ukuran 325 ml dan 25 miras botol kaca ukuran 220 ml," ujarnya, Jumat (24/3/2023).

Ia menjelaskan pelaku yang diamankan berinisial RI (64), warga Kelurahan Pejagan, Kecmatan/Kabupaten Bangkalan.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

Diketahui jika RI merupakan mantan pekerja di salah satu tempat produksi miras di Bangkalan. Kebetulan saat ini rumah produksi tersebut sudah tutup akibat pemiliknya sudah meninggal.

"Pelaku memproduksi sendiri,menggunakan racikan yang sudah ia pelajari sebelumnya. Miras hasil racikannya dijual antara Rp15 ribu hingga Rp25 ribu per botol," imbuhnya.

Baca Juga: Khofifah Puji Inovasi Farmasi Robotik RSUD Syamrabu Bangkalan

Wiwit menambahkan jika pelaku juga telah memproduksi dan menjual miras sejak 2006 silam. Ia juga memproduksi dan menjual barang yang dilarang undang-undang negara di rumahnya sendiri.

Namun, kini pelaku tidak ditahan, dan hanya dikenai penyidikan tindak pidana ringan (tipiring). Sehingga, polisi hanya menyita barang bukti miras milik pelaku.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.