Jumat, 19 Jun 2026 06:41 WIB

Bunda Fey Ajak Emak-emak Kediri Tinggalkan Pembalut Sekali Pakai, Alasannya?

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 21 Mar 2023 19:37 WIB
Bunda Fey (empat dari kanan) saat berfoto bersama ibu-ibu kader lingkungan Pemkot Kediri. (foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Bunda Fey (empat dari kanan) saat berfoto bersama ibu-ibu kader lingkungan Pemkot Kediri. (foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri, Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar mengajak ibu-ibu meninggalkan pembalut sekali pakai. Dia sendiri mulai meninggalkan produk pabrikan itu sejak 2016 sebagai bentuk upaya mengurangi sampah plastik.

Menurutnya, upaya mengurangi produksi sampah plastik yang terus mengancam ini bisa dilakukan dari kebiasaan-kebiasaan kecil sehari-hari.

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

Bunda Fey, sapaannya, menceritakan langkah pertama untuk mengurangi produksi sampah plastik yang ia mulai tahun 2016. Saat itu, istri Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar ini sudah tidak lagi menggunakan pembalut sekali pakai. Dia beralih menggunakan menspad atau kain ketika mestruasi.

"Apa yang saya lakukan ini bisa dimulai secara pribadi tanpa melibatkan orang lain. Prinsip mengurangi sampah harus berangkat dari diri sendiri. Kalau kita punya kemauan, pasti segala hal akan menerapkan prinsip tersebut," kata Bunda Fey dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, di BTN Rejomulyo, Kota Kediri, Selasa (21/3/2023).

Bukan hal yang sulit menurut Bunda Fey untuk mengubah kebiasaan baik ini. Dia bahkan sama sekali tidak merasa terganggu dan tetap nyaman ketika menggunakan pembalut kain untuk beraktifitas saat menstruasi.

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

Hanya saja, menurutnya, perlu kesadaran yang lebih untuk memulainya. Menggugah kesadaran itu, bisa dilakukan dengan menambah wawasan dengan mengikuti akun-akun media sosial yang mengampanyekan zero waste.

"Penting untuk menambah wawasan kita, salah satunya dengan mengikuti akun-akun media sosial yang melakukan gaya hidup zero waste atau memang dia ini minim sampah dalam hidupnya. Jadi memang harus punya kesadaran terhadap lingkungan. Kalau nggak, ya nggak akan bisa," tambahnya.

Sampah dari pembalut sekali pakai, lanjut perempuan yang hobi bersepeda ini, memiliki efek yang sangat buruk bagi lingkungan. Karena materialnya sulit terurai.

Baca Juga: Jalan Kawi Kota Kediri Ditutup Mulai 5 Mei, Simak Rute Alternatifnya

"Saya sudah berhasil menerapkannya enam tahun, dan saya harap masyarakat juga bisa menerapkannya. Karena kondisi lingkungan kita ini sudah semakin parah, maka harus masif mengurangi sampah," ungkapnya.

Hal lain yang sudah dilakukan Bunda Fey adalah membawa tumbler minuman, tidak menggunakan sedotan plastik. Serta tidak menggunakan kantung kresek sekali pakai saat berbelanja. Hal ini mungkin dipandang tidak praktis bagi kebanyakan orang, namun langkah kecil ini dapat menyelamatkan lingkungan.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.