Jumat, 19 Jun 2026 01:43 WIB

Sidak Mamin di Supermarket, DKPP Kota Kediri Temukan Kurma Salahi Izin Edar

Petugas mengecek produk kurma kemasan (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Petugas mengecek produk kurma kemasan (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menjelang ramadan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri melakukan sidak makanan dan minuman (mamin) di sejumlah supermarket, Senin (20/3/2023).

Pengawasan dan pembinaan produk pangan itu difokuskan pada jenis makanan berasal dari tetumbuhan. Seperti beras, kurma, minyak, serta sayur mayur.

Baca Juga: Tingkatkan Quick Respon, Damkar Tulungagung Buka Pos Bantu di Wilayah Ngunut

Kabid Ketahanan Pangan DKPP Kota Kediri, Kartini mengatakan, dalam pemeriksaan pangan hari ini, petugas menemukan kemasan produk makanan yang menyalahi izin edar. Salah satunya dari produk kurma.

Meski tetap aman untuk dikonsumsi, izin edar jajanan yang khas beredar di ramadan itu, seharusnya dikeluarkan oleh Kementrian Pertanian.

"Temuan kami tadi salah satunya di jajanan kurma, yang dimana izin edarnya masih BPOM, seharusnya yang benar dari Kementan," terang Kartini.

Kartini menambahkan, label pada kemasan makanan juga ada yang masih menyalahi. Seharusnya setiap kemasan dilarang menggunakan label yang mudah mengelupas. Hal itu tentunya masuk dalam kategori kesalahan sesuai dengan aturan yang ada di DKPP.

"Kesalahan berikutnya terkait label kemasan, ini masih ada yang menggunakan label gampang terkelupas, harusnya itu tidak boleh," tambahnya.

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

Melihat temuan itu, pihak DKPP Kota Kediri meminta kepada supplier untuk menarik makanan tersebut dari peredaran secepatnya. Mengingat sesaat lagi sudah memasuki Ramadan, dimana tingkat belanja masyarakat cukup tinggi.

"Kami langsung ingatkan kepada para swalayan untuk meminta suppliernya menarik dari edaran dengan segera, karena setelah ini bulan puasa dan tingkat belanja masyarakat sangat tinggi," tegas Kartini.

Sementara untuk komoditas beras, dari pemeriksaan petugas sudah memenuhi aturan ijin edar dari Kementan. Hanya saja, ada beberapa produk beras yang izin edarnya hampir habis.

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

Sedangkan untuk di komoditas sayuran, petugas menemukan kesalahan tidak adanya sertifikasi sehat, dari produk yang mencantumkan sayur sehat. Pihak swalayan pun diminta untuk menghubungi suplier, terkait sertifikasi sehat dari produk tersebut.

"Harusnya itu ada," tandas Kartini.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.