Senin, 22 Jun 2026 15:17 WIB

Sensasi Makan di Atas Aliran Air di Petung Park Mojokerto, Kepo Yuk!

Gazebo dengan aliran air di bawahnya disuguhkan Petung Park. (Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Gazebo dengan aliran air di bawahnya disuguhkan Petung Park. (Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menikmati makan di atas aliran air yang jernih bisa Anda rasakan di Petung Park yang berada di Dusun Jibru, Desa Belik, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Petung Park merupakan salah satu wana wisata atau tempat makan yang memanjakan para pengunjung dengan panorama persawahan, ditambah suasana Pegunungan Welirang.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Tentu Anda akan cemas dengan lokasi parkir. Jangan khawatir! Sebab area parkir di sini cukup luas. Petung Park memiliki lahan satu hektar yang merupakan tanah kas desa (TKD) dan dikelola BUMDes.

Sebanyak 30 gazebo kecil untuk empat orang terbuat dari bambu tepat berada di aliran sungai yang keluar dari mata air bebekan kaki Gunung Welirang.

Ada juga gazebo dengan ukuran besar cukup untuk delapan orang atau rombongan keluarga besar. Suara gemericik air dari sumber mata air dan cuaca yang sejuk membuat betah.

Manajer Petung Park, Kartono mengatakan, mayoritas bangunan terbuat dari bambu semua. Tempat ini menawarkan kecek atau bermain air saat menyantap makanan.

Pengunjung saat menyantap makanan di atas aliran air. (Achmad Supriyadi/jatimnow.com)Pengunjung saat menyantap makanan di atas aliran air. (Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Kami sengaha menawarkan area kecek yang bisa diminati sama pengunjung, dan di bawahnya mengalir air dari sumber asli. Selain itu, pengunjung bisa makan sambil menikmati pemandangan pegunungan dan sawah," bebernya.

Suasana sejuk dan udara segar juga bisa dinikmati para wisatawan di area Petung Park, karena memang berada di kaki Gunung Welirang. Cocok bagi wisatawan yang hendak healing dengan suasana yang tenang dan adem.

Kartono menambahkan, pengunjung bisa memesan menu makanan seperti bebek ngos, nasi jagung, nasi goreng, bakmi petung dan masih banyak menu lainnya.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

"Minuman ada uwuh, es jeruk, es teh, dan jenis minuman lainnya. Menu yang paling banyak dipilih pengunjung adalah bebek ngos," beber Kartono.

Menurut Kartono, pengunjung ramai setiap akhir pekan atau Sabtu dan Minggu. Sebetulnya tempat ini sempat ditutup karena banyaknya wisatawan yang hendak masuk.

"Kami sempat menutup jalan menuju ke lokasi, karena pengunjung yang membludak. Mau tidak mau, kami harus memberitahu jika tidak ada tempat," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.