Kamis, 18 Jun 2026 03:11 WIB

Dianggap Biang Kerok Jalan Rusak, Warga Tegalsari Banyuwangi Hadang Dump Truck

Warga Tegalsari memblokade jalan sebagai bentuk protes rusaknya jalan. (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)
Warga Tegalsari memblokade jalan sebagai bentuk protes rusaknya jalan. (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi blokade jalan dilakukan puluhan warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Jumat (17/03/2023). Blokade jalan itu merupakan buntut protes warga kepada dump truck bermuatan pasir yang dianggap sebagai biang kerok rusaknya jalan kampung.

Dikatakan warga, dump truck kerap lalu-lalang melalui jalan kampung setelah mengisi muatan di salah satu galian C di Dusun Bulurejo, Desa Tegalrejo.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Jalan kami terdampak, dari yang semula bagus setelah diaspal pemerintah 2017 lalu, sekarang rusak,” ujar Nurkholiq (49), salah satu perwakilan warga.

Kholiq mengatakan tak kurang dari 40 dump truck melintasi jalan alternatif penghubung dua desa itu. Dump truck tersebut membawa material pasir uruk dari tambang sekitar dua kilometer dari rumahnya.

“Sekitar sebulan ini (lewat jalan kampungnya). Dulu memang ada yang lewat, tapi tidak banyak,” ujarnya.

Banyaknya dump truck lalu lalang, lanjut Kholiq, dikarenakan terbatasnya akses jalan pascademo warga kampung lain. Sebelum diprotes, masih ada dua jalan alternatif untuk dilalui.

"Kalau ke utara lewat (Dusun) Bulurejo, nanti tembus ke (Desa) Karangdoro. Kalau ke selatan lewat Dusun Padang Bulan, nanti tembus jalanan sini (Desa Tegalsari). Karena sudah diprotes akhirnya lewa sini,” bebernya.

Belum lagi jalur yang lalui dump truck melintasi Jembatan Pandukan, salah satu jembatan peninggalan kolonial Belanda. Warga khawatir jembatan itu akan cepat rusak bila terus dilalui dump truck.

“Kalau dilewati muatan berat terus menerus kan membahayakan. Saya pribadi memikirkan itu (jembatan),” terang Kholiq.

Baca Juga: 55 Ruas Jalan Lamongan Sepanjang 35 Km Masuk Prioritas Perbaikan

Sebelum aksi blokade dilakukan, masih kata Kholiq, pihaknya sudah melayangkan protes hingga mediasi dengan pihak pemerintah Kecamatan Tegalsari. Namun, dump truck tetap saja melintas.

“Sudah berulang kali kami menghadap, tapi akhirnya dump truk tetap lewat. Karena masyarakat capek, akhirnya kami nekat blokade jalan, sambil memperbaiki jalan yang lubang,” tegasnya.

Terpisah, Camat Tegalsari Muji Purwanto mengatakan, pihaknya sudah berulang kali melakukan mediasi dengan pihak penambang, armada dump truck dan warga.

“Sudah berkali-kali. Kita mediasi sekitar tiga kali di Kantor Desa Tegalsari,” katanya.

Hanya saja, upaya tersebut tetap menemui jalan buntu, sempat berhenti beroperasi, penambang rupanya kembali buka.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

“Setelah di demo warga Desa Tegalrejo sebenarnya sempat tutup, tapi ternyata kembali buka dan melewati jalan (Desa) Tegalsari itu,” katanya.

Muji juga mengatakan, pihaknya juga sempat berkomunikasi dengan tim terpadu untuk bisa menutup tambang tersebut. Terlebih pengusaha tambang itu tercatat tidak memiliki izin usaha.

“Kami tidak punya wewenang menutup, hanya ingin menjaga kondusivitas saja. yang punya wewenang kan Tim Terpadu,” pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.