Jumat, 19 Jun 2026 04:07 WIB

Emak-emak di Ponorogo Dilatih Bikin Kue Kering, Siap Sambut Momentum Idul Fitri

Emak-emak di Ponorogo dilatih membuat kue kering. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Emak-emak di Ponorogo dilatih membuat kue kering. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan emak-emak di Kabupaten Ponorogo mengikuti pelatihan pembuatan kue kering (kuker) di gedung koperasi, Jalan Arif Rahmat Hakim Ponorogo, Jumat (17/3/2023). Pesertanya ada 40 emak-emak.

Emak-emak yang diberi latihan gratis oleh Dinas Perdagangan, Kopetasi dan UMKM (Disperdagkum) Ponorogo terlihat antusias. Mereka menyimak, bagaimana mengaduk adonan sampai membuat kuker agar tidak bantat.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Salah satu peserta, Suharni mengatakan sudah dua hari ini mengikuti pelatihan. Waktu pelatihan tidak hanya diajari membuat kue kering jenis nastar atau semprit.

"Semoga bisa mempraktikkan apa yang telah didapatkan. Terlebih sebentar lagi, akan ada momentum Idul Fitri. Dimana masyarakat di Ponorogo menyediakan kudapan kue saat Idul Fitri,” ujarnya.

Setelah mendapatkan pelatihan, Suharni mengaku akan mempraktikkan agar bisa berjualan kue. Harapan dia, memiliki UMKM home industry cookies.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

"1,5 bulan lagi umat Islam merayakan Idul Fitri. Ini merupakan peluang bisnis bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dan IRT (Ibu Rumah Tangga),” beber Plt Disperdagkum, Sumarno.

Dia menjelskan, kue kering adalah peluang bisnis UMKM dan IRT. Ponorogo ada 38 ribu UMKM.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Kami melakukan jemput bola. Dalam hal ini melakukan pengembangan keterampilan pembuatan kue kering. Bermanfaat UMKM dan IRT menambah tingkat ekonomi,” tegasnya

"Ini waktunya bikin kue, makanya kami latih. Nanti diproduksi kemudian menjual dan mendapatkan penghasilan. Ada 40 pelaku UMKM yang kami latih,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.