Minggu, 14 Jun 2026 21:19 WIB

Tega! Ibu di Sidoarjo Setrika Anak Kandungnya

ilustrasi: Rangga Sigit/jatimnow.com.
ilustrasi: Rangga Sigit/jatimnow.com.

jatimnow.com - Bunga, bocah delapan tahun harus menahan rasa sakit akibat siksaan dari Al (30), ibu kandungnya selama satu tahun belakangan.

Siswi kelas dua sekolah dasar itu menerima siksaan dari ibu kandungnya dengan disetrika dan dipukul menggunakan benda keras.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Setahun belakangan, korban tidak berani bercerita kekerasan yang dialaminya ke siapapun karena ibu kandungnya mengancam Bunga.

Ada 12 titik luka bekas setrika dan beberapa lebam di tubuh korban akibat perlakuan Al. Informasi yang didapat, tindakan penyiksaan itu terungkap setelah guru sekolah melihat lebam di sekitar mata Bunga.

"Dari situ, guru berusaha menggali lebih dalam penyebab lebam di mata Bunga," kata Abdillah Hakki, pengacara dari UPTD PPA Sidoarjo, Kamis (16/3/23).

Ia menambahkan, awal mula terbongkarnya penyiksaan itu saat guru korban bertanya lebih dalam, sehingga korban berterus terang jika luka di tubuhnya akibat perlakuan ibu kandungnya.

"Di tubuh Mawar, terdapat 12 titik luka bekas disetrika, dan juga ada luka lebam bekas pukulan benda keras. Korban juga sering dipukuli dengan gagang sapu," terang Hakki.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

Menurut Hakki, penjelasan dari korban, penyiksaan itu dilakukan karena ibu kandungnya kesal kepada suaminya tapi kekesalan itu dilampiaskan ke Bunga.

"Jika ibunya jengkel pada ayahnya, pelaku langsung menyiksa Bunga. Ibunya berasumsi seolah-olah jika ibunya sakit, anaknya juga harus merasakan sakit," jelasnya.

Mengetahui hal itu, lanjut Hakki, guru itu berkoordinasi dengan UPTD PPA Sidoarjo untuk menangani perkara penganiayaan yang dialami Bunga. Pihaknya langsung mengambil langkah hukum melaporkan ibu kandung Bunga ke Polresta Sidoarjo.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

"Untuk korban sekarang dalam perlindungan UPTD PPA Sidoarjo dan dalam pemulihan trauma," paparnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Sidoarjo, Iptu Tri Novi Handono membenarkan laporan terkait penganiayaan ibu kandung terhadap anaknya.

"Iya perkara dilaporkan dan sudah ditangani petugas," pungkasnya

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.