Senin, 15 Jun 2026 08:49 WIB

P2KD Dinilai Tidak Netral, Warga Bangkalan Lapor ke TFPKD

Warga Bangkalan meminta TFPKD mengambil tindakan agar Pilkades berjalan netral. (foto: Suaib Mahmud for jatimnow.com)
Warga Bangkalan meminta TFPKD mengambil tindakan agar Pilkades berjalan netral. (foto: Suaib Mahmud for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah warga dari Desa Morombuh Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan melakukan audiensi ke Tim Fasilitasi Pemilihan Kepala Desa (TFPKD). Hal itu dilakukan untuk memprotes adanya anggota Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) desa tersebut yang dinilai tidak netral.

Koordinator aksi, Muzammil mengatakan salah satu anggota P2KD juga turut mendaftar menjadi bakal calon kepala desa. Bahkan, ia juga merangkap menjadi perangkat di desa tersebut.

Baca Juga: Sidoarjo Siap Tinggalkan Coblos Paku, E-Voting Jadi Incaran di Pilkades 2026

"Di desa kami ada enam bacakades dan salah satunya saat mendaftar itu masih aktif menjadi anggota P2KD," ujarnya.

Ia juga mengatakan, khawatir jika nantinya P2KD akan bersikap tidak netral saat pilkades berlangsung. Ia juga meminta agar tim TFPKD mengugurkan bacakades, karena sudah tidak sesuai dengan syarat administrasi.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

"Jika nantinya hasil verifikasi diloloskan, kami minta agar digugurkan karena ini sudah tidak sesuai dan tidak netral," imbuhnya.

Sementara itu, juru bicara TFPKD, Fachrillah mengaku saat ini tahapan jelang pilkades yang digelar 5 Mei mendatang masih dalam tahap masa sanggah. Sehingga belum diumumkan hasil verifikasi berkas yang sudah masuk.

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

"Namun, kami akan tetap bersikap netral. Jika nantinya ditemukan adanya kasus seperti itu, dan disertai bukti yang cukup maka akan kami rekom agar digugurkan," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.