Jumat, 19 Jun 2026 03:33 WIB

Kota Kediri Panen Raya Hasilkan Padi 8 Ton Per Hektare, Lampaui Nasional

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (tengah) bersama Kelompok Tani melakukan panen raya padi. (Foto: Humas Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (tengah) bersama Kelompok Tani melakukan panen raya padi. (Foto: Humas Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar melakukan panen raya padi bersama Kelompok Tani Makmur, di Kelurahan Ngronggo, Kamis (16/3/2023). Panen raya ini menghasilkan 7-8 ton per hektare, melebihi rata-rata tingkat nasional yakni 5-5,4 ton per hektare.

Mas Abu, sapaan akrab Wali Kota Kediri mengatakan, hasil ini menandakan lahan dan pengairan yang bagus. Pemilihan cara tanam oleh petani di Kota Tahu ini juga dinilai cukup efektif.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

"Alhamdulillah pagi ini kita bisa panen bareng dan hasilnya melebihi rata-rata nasional. Ini menandakan lahan kita bagus, perawatan dan pengairannya pun bagus. Meskipun ini di perkotaan dan lahan pertaniannya tidak banyak. Di sini cara menanamnya dengan tanam biji langsung," ujar Mas Abu, Kamis (16/3/2023).

Di Kota Kediri sendiri saat ini masih ada 930 hektare lahan pertanian pangan yang khususnya ditanami padi. Panen berikutnya akan dilakukan Agustus hingga September, dan November hingga Desember 2023.

“Di Kota Kediri meski musimnya kurang menentu dan menimbulkan potensi masalah. Alhamdulillah kami bersama para petani bisa mengatasi potensi masalah tersebut dan meminimalisir," tambahnya.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Sementara itu, dalam panen raya ini, menurut Mas Abu ada beberapa hal yang dititipkan oleh para petani kepada Pemerintah Kota Kediri. Pertama adalah ketersediaan pupuk dan lahan serta pengairan. Dalam hal ini Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian akan terus memantau pupuk di Kota Kediri. Sementara irigasi bisa dibuat melalui Prodamas.

Untuk lahan, petani bisa melakukan sewa lahan pada Pemerintah Kota Kediri di lahan pertanian. Sejak tahun 2014 Pemerintah Kota Kediri menjaga lahan untuk pertanian.

“Tidak boleh ada yang bermain-main dengan pupuk. Saya tidak rela petani Kota Kediri kesulitan mendapat pupuk. Petani-petani di Kota Kediri juga saya minta bergabung di kelompok tani," tambahnya.

Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal

Wali Kota Kediri juga menambahkan ada gagasan baru yakni menanam padi organik. Saat ini permintaan terhadap padi organik di masyarakat cukup banyak. Tetapi ketersediaan padi organik masih jarang. Nantinya padi organik ini dapat dipasarkan melalui supermarket di Kota Kediri.

“Hal ini bisa segera dipikirkan. Kalau menanam padi organik harus ngebor karena sumurnya harus bersih. Kalau kelompok tani ini mau nanti dari Pemerintah Kota Kediri akan bantu ngebor," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.