Kamis, 18 Jun 2026 11:30 WIB

3 Tanggul Sungai Jebol Imbas Hujan Lebat Lamongan, Air Banjiri Rumah Warga

Tanggul sungai jebol di Kali Plalangan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Tanggul sungai jebol di Kali Plalangan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Hujan lebat mengguyur Kabupaten Lamongan Selasa (14/3/2023) kemarin membuat debit air sungai meningkat. Kondisi itu menyebabkan 2 tanggul jebol.

Dari data yang dihimpun BPBD Lamongan, tanggul jebol tersebut terjadi di 3 titik. Dua di Kali Plalangan yang ada di Dusun Plalangan, Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan dan 1 titik tanggul di Kali Mengkuli Dusun Dorogede, Desa Gedangan, Kecamatan Sukodadi.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Ada 3 titik tanggul jebol di 2 sungai yang ada di Lamongan akibat tingginya intensitas hujan yang membuat debit sungai naik," kata Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Lamongan, M. Muslimin, Kamis (15/3/2023).

Jebolnya tanggul Kali Plalangan, terang Muslimin, terjadi pada 03.00 WIB dini hari tadi. Dua titik masing-masing sedalam 7 dan 6 meter. Praktis air yang harusnya mengalir ke sungai Bengawan Jero mengalir ke permukiman warga.

"Untuk Kali Plalangan, berakibat ke Desa Balun, air merendam tambak dan sebagian permukiman," terangnya.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Sementara di Kali Mengkuli, terjadi pada Selasa petang (14/3/2023) pukul 22.10 dengan panjang 15 meyer dan kedalaman kurang lebih 1,5 meter

"Untuk Kali Mengkuli, menggenangi jalan desa juga 20 unit rumah warga dan fasilitas umum meliputi sekolah. Ketinggian air bervariasi mulai 20-60 cm," papar dia.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Kondisi saat ini, tanggul jebol mulai dilakukan penanganan oleh sejumlah pihak terkait dan warga setempat. Warga juga masih bertahan di rumah masing-masing.

"Debit air merupakan limpahan air dari Lamongan selatan yang sebelumnya dilanda hujan lebat. Semoga pintu air yang ada di Kuro bisa dibuka keseluruhan sehingga air bisa segera surut," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.